Bersih-Bersih Rumah Sekarang Tinggal KliknClean

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 07 Desember 2017 - 17:58 WIB

KliknClean jasa kebersihan untuk bersih-bersih apartemen, rumah secara online.
KliknClean jasa kebersihan untuk bersih-bersih apartemen, rumah secara online.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Jasa Cepat Indonesia, penyedia jasa kebersihan KliknClean menawarkan jasa kebersihan untuk bersih-bersih apartemen, rumah secara online. Layanan ini muncul untuk menjawab tren saat ini dimana orang semakin sibuk dan tak mau repot untuk sekedar membersihkan rumah.

Direktur PT Jasa Cepat Indonesia (KliknClean) Hendra Tjong mengatakan yang membedakan jasa yang ditawarkan dengan jasa cleaner lainnya ialah, pihaknya selalu memberikan pelatihan kepada cleaner selama seminggu sebelum turun ke lapangan.

“Bedanya kami memiliki tenaga profesional yang sudah dibekali dengan hard dan soft skill. Selain paham job desk-nya apa, SDM kami juga memiliki attitude yang baik karena sebelumnya ditatar di pelatihan,” kata Hendra kepada INDUSTRY.co.id, Kamis (7/12).

Beroperasi dalam 12 jam per hari, KliknClean menawarkan empat pilihan layanan yaitu Hydro Cleaning, General Cleaning, Deep Cleaning dan Ironing. Hydro Cleaning meliputi bersih-bersih sofa, karpet, kasur, korden, bantal-guling hingga kursi mobil.

General Cleaning atau pembersihan standar mencakup menyapu dan mengepel lantai, dinding dan kaca. Deep Cleaning melayani bersih-bersih yang lebih detail seperti sanitasi kamar mandi, lemari, cuci piring, bersihkan kitchen set dan sejenisnya, sedangkan Ironing melayani setrika pakaian.

“Untuk ke depannya akan ditambahkan juga jasa laundry, jadi semuanya lengkap,” ungkap Hendra

Harga yang ditetapkan adalah Rp40.000 per jam, sudah termasuk alat dan cairan pembersihnya. Durasi layanan setiap cleaner yang disediakan KliNClean maksimal 4 jam. Jika pelanggan menyewa lebih dari 4 jam, maka akan ditambahkan cleaner. “Kerjanya supaya lebih cepat selesai. Tambah cleaner ongkosnya tetap sama,” tuturnya.

Hingga saat ini sudah lebih dari 5.000 pelanggan menggunakan KliknClean. Setiap harinya KliknClean melayani lebih dari 107 pesanan di area Jakarta dengan total durasi layanan 250 jam per hari. Cara pesannya cukup mudah. Pelanggan tinggal mengakses website, aplikasi atau menghubungi kontak centre KliknClean untuk mendapatkan kode booking, jadwal serta identitas cleaner.

“Konsumen juga bisa requestgendercleaner mau perempuan atau laki-laki supaya lebih nyaman,” tambahnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tim Wushu Indonesia yang berlagapada ajangKejuaraan Dunia Wushu Junior di Brasilia, Brasilberfoto bersama denganDuta BesarIndonesiauntuk Brasil, TotoRiyanto (Foto: Dok. Kemenperin)

Senin, 16 Juli 2018 - 20:33 WIB

Harumkan Nama Bangsa di Kejuaraan Dunia, Tim Wushu RI Juga Bawa Misi Ekonomi Berkelanjutan

Tim Wushu Indonesia mampu harumkan nama bangsa di ajang Kejuaran Dunia Wushu Junior ke-7 (7th World Junior Wushu Championships) di Brasilia, Brasil yang berlangsung pada tanggal 9-15 Juli 2018.…

PLN Ilustrasi

Senin, 16 Juli 2018 - 20:00 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat PLN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap…

Dirut PLN Sofyan Basir beserta manajamen menggelar konferensi pers perihal kasus PLTU Riau 1, Senin (16/7/2018) (Dok: INDUSTRY.co.id)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:42 WIB

Tersandung Hukum, PLN Hentikan Proyek PLTU Riau 1

Manajemen PLN akhirnya memutuskan proyek pembangunan PLTU Riau 1 hingga proses hukum selesai. Dimana PLTU Riau 1 merupakan proyek konsorsium anak usaha PLN yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB)…

Sofyan Basir (Foto/Rziki Meirino)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:30 WIB

Dirut PLN: Status Saya Adalah Saksi

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir mengatakan status hukumnya usai rumahnya didatangi KPK adalah masih sebagai saksi.

Sofyan Basir (Foto/Rziki Meirino)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:15 WIB

Dirut PLN: Dokumen yang Dibawa KPK Sangat Umum Tak Bersifat Rahasia

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir membenarkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengambil sejumlah dokumen yang berada di rumahnya.