Panglima TNI Gatot Berikan Pengarahan Terakhir di Kopassus

Oleh : Herry Barus | Kamis, 07 Desember 2017 - 17:26 WIB

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto Ist)
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan terakhir sekaligus berpamitan dengan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Gedung Balai Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2017)

"Tidak ada yang lebih penting, saya ingin sampaikan pada kesempatan ini. Saya bangga, saya hormat diberi kesempatan memimpin prajurit-prajurit hebat seperti kalian," kata Panglima TNI dihadapan 1.200 prajurit Kopassus.

Gatot diketahui akan segera memasuki masa pensiun, posisinya akan digantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang sudah lolos uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di Komisi I DPR.

"Saya sebagai manusia biasa mohon pamit dari Panglima TNI. Izinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kehormatan di setiap detak jantung dan sanubari saya," kata Gatot.

Dalam kesempatan itu, Gatot nampak terharu saat berpamitan dengan ribuan prajurit Kopassus. Hal tersebut nampak dari mata Gatot yang berkaca-kaca.

"Sebagai manusia saya minta maaf dan khilaf semua itu yakinlah karena rasa cinta," tuturnya.

Dia juga mengungkapkan rasa bangga karena telah diberi kesempatan untuk memimpin prajurit Kopassus.

"Saya tidak pernah menemukan keraguan kebimbangan dari prajurit komando. Bahkan, ketika risikonya nyawa kalian tetap tegak berdiri sebagai prajurit menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya dan sebagai penjuru tarikan nafasmu," tuturnya.

Ia pun mengingatkan, agar TNI ke depan harus netral mengingat akan menghadapi tahun politik. "Ingat TNI harus netral, tidak ada kata lain," katanya.

Dalam kesempatan itu, Gatot bercerita bahwa saat masuk Akabri ingin menjadi bagian dari pasukan Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau yang sekarang disebut Kopassus karena itu merupakan keinginan almarhum ibu dia.

"Saya didesain dengan doa oleh ibu saya untuk menjadi prajurit seperti kalian dan pesan ibu saya kalau kamu masuk Akabri harus masuk RPKAD," tuturnya.

Gatot pun menjadi warga kehormatan Kopassus ketika menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Ia pun sempat menolak menjadi warga kehormatan Kopassus karena dirinya ingin pemberian warga kehormatan itu dilalui seperti prajurit-prajurit yang lain.

"Mungkin orang banyak yang bertanya kenapa diusia tak muda begitu (55 tahun) menjalani tes prajurit komando. Tapi itulah yang aku serap sebagai prajurit komando, kami bukan prajurit hebat, tapi kami terlatih," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gatot juga meminta Presiden Jokowi untuk segera melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI agar sistem di tubuh TNI tetap berjalan.

"Saya sampaikan dalam menghadapi situasi ke depan setelah fit dan proper tes kemudian DPR mengajukan persetujuan Marsekal Hadi jadi Panglima TNI. Presiden agar mengeluarkan keputusan jangan lama-lama dan segera dilantik dan saya segera sertijab," katanya.

Sebelum memberikan pengarahan kepada prajurit Kopassus, Gatot Nurmantyo lebih dulu mendatangi Kostrad di Cilodong. Rencananya, pada Jumat (8/12), Gatot mendatangi Paskhas TNI AU dan dilanjutkan ke Korps Marinir.

Ketika hendak meninggalkan Mako Kopassus, sejumlah prajurit Kopassus telah menunggu di luar gedung. Kemudian para prajurit itu memanggul Jenderal Gatot beserta Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni menuju gerbang utama sambil menyanyikan Mars Komando.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.