PT Pertamina Resmi Operasikan Fasilitas Gas Paku Gajah Sumsel

Oleh : Hariyanto | Kamis, 07 Desember 2017 - 16:34 WIB

PT Pertamina (Persero) (Foto Ist)
PT Pertamina (Persero) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Muara Enim- PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina ( Persero), meresmikan pengoperasian Proyek Pengembangan Paku Gajah (PGDP) untuk memenuhi tingginya kebutuhan gas di Sumatera Bagian Selatan.

"Pengoperasian PGDP sekaligus untuk menggantikan fasilitas produksi gas sementara yang disewa sebelumnya," kata Presiden Direktur PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf saat peresmian PGDP di Muara Enim, Sumatera Selatan, kemarin.

Nanang mengatakan PGDP yang dikelola oleh Pertamina EP Asset II, terdiri dari dua Stasiun Pengumpul Gas (SPG), yaitu SPG Paku Gajah yang memiliki kapasitas produksi gas 45 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan SPG Kuang berkapasitas 25 MMSCFD.

Perusahaan ini juga menyelesaikan pembangunan jalur pipa utama yang menghubungkan SPG Paku Gajah ke SPG Merbau CO2 Removal yang sudah terbangun (existing). Panjang pipa tersebut mencapai 23 kilometer (km).

Total Investasi proyek pengembangan Paku Gajah mencapai 145,10 juta dolar AS dari proyeksi awal sebesar 147,53 juta dolar AS.

Seluruh fasilitas tersebut akan mengalirkan gas untuk memenuhi kebutuhan pasar konsumen Perusahaan Gas Negara (PGN) maupun konsumen lainnya di Provinsi Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Menurut Nanang, kebutuhan gas di Sumatera Bagian Selatan cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), total kebutuhan gas di Sumatera Selatan saja tahun ini mencapai 1.013,9 MMSCFD. Namun, komitmen pemenuhannya baru sekitar 353,2 MMSCD. Sementara itu, allocated demand tercatat 330,7 MMSCD.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar gas yang cukup besar di Sumsel dan memperpanjang masa produksi, Pertamina EP mengembangkan lapangan migas secara terintegrasi di sekitar area Paku Gajah dengan melakukan pengeboran eksplorasi dan pengembangan PGDP.

PGDP menggunakan fasilitas produksi yang lengkap mulai dari memproduksi gas bumi dari sumur-sumur eksplorasi maupun dari sumur pengembangan yang telah dibor sejak 2010.

"Beberapa pemboran sumur pengembangan dilakukan sejak 2010 melalui tahapan Put On Production (POP) dan pada 2013 dilanjutkan dengan pemboran pengembangan melalui tahapan Plan of Development (POD) yang telah disetujui SKK Migas pada Januari 2013," ujarnya seperti dilansir Antara.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi saat meresmikan PGDP menyampaikan apresiasi atas kemampuan PT Pertamina EP menekan biaya investasi PGDP sehingga lebih rendah dari yang dianggarkan sebelumnya.

"Efisiensi biaya dalam proyek migas sangat penting karena dana hasil penjualan migasnya yang masuk kas negara akan lebih optimal setelah dikurangi biaya produksi dan pada akhirnya Dana Bagi Hasil Migas ke daerah juga meningkat," katanya.

Sementara Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam mengatakan pengoperasian PGDP sebagai upaya memperpanjang umur cadangan gas agar terhindar dari krisis gas nasional.

"Terus terang saja saat ini Indonesia sudah masuk dalam krisis energi minyak dan lima tahun lagi akan terjadi krisis gas nasional jika tidak ada upaya pencarian cadangan gas baru," katanya.

Bupati Muara Enim Muzakir Sai Kohar mengatakan keberadaan proyek pengembangan gas Paku Gajah diharapkan bisa menambah pendapatan daerah dan meningkatkan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gula (Antaranews.com)

Rabu, 18 Juli 2018 - 12:05 WIB

India Minta Indonesia untuk Turunkan Tarif Impor Gula

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI Oke Nurwan seusai acara Forum Perdagangan Gula India-Indonesia di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pemerintah India berharap…

Launching Sail Indonesia Moyo Tambora (Sail Motam) 2018 (Foto: Kemenpar)

Rabu, 18 Juli 2018 - 12:00 WIB

September, Sail Indonesia Moyo Tambora Siap digelar, Catat Kegiatan Serunya!

Nusa Tenggara Barat yang terkenal akan keeksotisannya dengan pemadangan wisata alam ini, akan menggelar Sail Indonesia Moyo Tambora (Sail Motam) 2018 yang akan diikuti oleh 42 negara dan akan…

Ilustrasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:35 WIB

Bekraf Beri Komitmen untuk Naikkan Pasar Game Lokal

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen untuk menaikkan pangsa pasar "game" pengembang lokal hingga menjadi 10 persen. Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari dalam siaran pers di Jakarta,…

Presiden Jokowi dan PM Malaysia Mahathir Mohammad (Foto Setkab)

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:00 WIB

Mahathir Bersikukuh Akan Terapkan SST

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bersikukuh akan menerapkan Service and Sales Tax (SST) atau Pajak Pelayanan dan Penjualan untuk menggantikan Goods and Service Tax (GST) atau Pajak…

Semarak Asian Games, Bank Mandiri Gelar Turnamen Bola Voli Antar Kampung

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:00 WIB

Semarak Asian Games, Bank Mandiri Gelar Turnamen Bola Voli Antar Kampung

Bersama dengan masyarakat wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Bank Mandiri menggelar turnamen Bola Voli antar kampung untuk menyemarakkan Asian Games 2018. Diikuti oleh 44 tim dari berbagai…