Bertemu EABA, Menperin Bahas Perkembangan Industri di Indonesia

Oleh : Ridwan | Kamis, 07 Desember 2017 - 16:30 WIB

Menperin Airlangga Hartarto menerima kunjungan Europe-ASEAN Business Alliance (EABA) (Foto Dok Industry.co.id)
Menperin Airlangga Hartarto menerima kunjungan Europe-ASEAN Business Alliance (EABA) (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan Europe-ASEAN Business Alliance (EABA) di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

EABA merupakan aliansi berbasis anggota dari perusahaan multinasional terkemuka di Eropa dengan kepentingannya di negara ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut Menperin didampingi oleh Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII), Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan.

"Kami membahas mengenai perkembangan industri di Indonesia mulai dari kebijakan, kerja sama investasi yang prospektif hingga lingkungan bisnis di wilayah Indonesia," ujar Airlangga.

Airlangga berharap pertemuan ini bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan industri di Indonesia.

Sementara itu, Dirjen KPAII, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, meraka meminta untuk industri yang sudah investasi di Indonesia tidak mengalami masalah di dalam kegiatan kesehariannya terutama pada bahan baku.

"Selain itu, mereka juga mengkhawatirkan adanya perubahan-perubahan peraturan yang nantinya bisa menggangu kelangsungan produksinya," tambah Putu.

Intinya, lanjut Putu, mereka minta jaminan dari pemerintah Indonesia untuk tidak merubah peraturan-peraturan yang ada tanpa dikomunikasikan sebelumnya, karena akan menggangu kelangsungan usaha dan investasi mereka.

"Tadi saya sampaikan kepada mereka dalam menetapkan peraturan baru harus ada mekanisme nya tersendiri yaitu dalam lima tahun selalu ada kajian," terangnya.

Putu menjelaskan, meraka sangat memahami bahwa Kemenperin tidak mungkin bekerja sendiri. "Oleh karena itu, mereka berharap Kemenperin bersinergi dengan Kementerian lainnya sehingga dampak peraturan yang timbul dari Kementerian lain tidak serta merta membuat industri nya terganggu," tutup Putu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.