Landasan Pacu Ketiga Bandara Soetta Dibangun Kuartal I 2018

Oleh : Ridwann | Kamis, 07 Desember 2017 - 15:39 WIB

Ilustrasi Bandara
Ilustrasi Bandara

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Landasan pacu ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, baru akan dibangun pada kuartal I 2018.

"Insya Allah kita baru bisa mulai pada kuartal I dan bisa beroperasi 18 bulan setelahnya," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu membangun jalur penghubung pergerakan pesawat atau "taxiway" yang akan dimulai pada Januari 2018.

"Kita bangun dulu 'taxiway', mungkin bulan depan akan kita mulai," katanya.

Dia mengatakan besaran investasi untuk taxi way, yaitu Rp1,8 triliun.

Dengan adanya landasan pacu ketiga nantinya, Awaluddin mengatakan akan menambah kapasitas pergerakan pesawat dari 80 pergerakan per jam menjadi 114 pergerakan per jam.

"Dari sisi udara saya bilang di angka maksimum 78-80 dan enggak boleh dari 80 karena regulasi atau dari egulator sudah mengatur, tapi kalau ada 'runway' ketiga itu bisa menambah menjadi 114 pesawat pergerakan per jam," katanya.

Dia mengatakan kebutuhan kapasitas sisi udara sudah mendesak karena selama ini di jam-jam sibuk, pesawat harus mengantre terlebih dahulu.

"Kalau jam sibuk pagi atau sore antreannya bisa enam sampai tujuh. Ya itu memang keterbatasan sisi udara kita yang memang harus kita tambah," katanya seperti dilansir Antara.

Landasan pacu tersebut dirancang untuk bisa didarati pesawat berbadan besar dengan ukuran 3.000 x 60 meter.

Awalnya, pembangunan landasan pacu tersebut akan dimulai April lalu dan diharapkan bisa beroperasi pada 2018, namun karena terkendala pembebasan lahan, maka kembali tertunda.

Pasalnya, pembangunan landasan pacu ketiga juga membutuhkan luas lahan yang cukup besar, yakni mencapai 216 hektare.

Dari kebutuhan lahan tersebut, AP II telah memiliki tanah seluas 42,85 hektare, sehingga diperlukan pembebasan tanah seluas 173,19 hektare yang dibiayai dengan dana Penyertaan Modal Negara sebesar Rp4 triliun.

Tanah yang dibebaskan mencakup wilayah Kota Tangerang, yakni Kelurahan Selapajang Jaya dan Kelurahan Benda, serta wilayah Kabupaten Tangerang, yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung, dan Desa Rawa Rengas

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dubes Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi bersama Delegasi PWI (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:34 WIB

Di Seoul Korsel, Dubes Umar Hadi Apresiasi Diplomasi Kopi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Diplomasi kopi yang sedang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disambut baik Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Korea Umar Hadi

Letjen Purn. Kiky Syanahkri bersama Putut Prabantoro di kantor PPAD (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:12 WIB

Perkuat NKRI, Pemerintah Diminta Segera Laksanakan Ekonomi Terintegrasi

Pemerintah diminta segera integrasikan pembangunan ekonomi nasional dalam konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI) untuk memperkuat ikatan NKRI dan ketahanan nasional.

Sambut Hari Ibu, Kecap ABC Beri Apresiasi Lewat 36 Ribu Hidangan Masakan (Foto Dije/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 18:52 WIB

2018 Industri Mamin Semakin Kompetitif

Memasuki tahun 2018, pelaku industri termasuk industri makanan dan minuman di Indonesia semakin kompetitif dan semakin challenging (menantang). Hal ini diungkapkan oleh Dhiren Amin, selaku Marekting…

Hendrisman Rahim Didapuk Kembali Jadi Ketum AAJI (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 17:45 WIB

Hendrisman Rahim Didapuk Kembali Jadi Ketum AAJI

Hendrisman Rahim secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) periode 2017-2020.

Sky House BSD Rumah Pintar Terkemuka (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 17:36 WIB

Sky House BSD Rumah Pintar Terkemuka

Proyek yang baru saja dirilis kehadapan publik tanah air Sky Gouse BSD+, keindahannya tidak hanya menggemparkan masyarakat Tangerang dan Jakarta, melainkan seluruh pemerhati pasar properti tanah…