Yuk! Mencicipi Empat Kuliner Khas Terenak di Kabupaten Sumenep

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 06 Desember 2017 - 09:30 WIB

Kuliner Khas Sumenep, Kaldu Kokot (Foto:vemale.com)
Kuliner Khas Sumenep, Kaldu Kokot (Foto:vemale.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Tiap daerah mempunyai kuliner khasnya yang melegenda, termasuk di Kabupaten Sumenep yang mempunyai kuliner khas. Selain destinasi wisata, Sumenep mempunyai berbagai olahan makanan yang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Sumenep.

Ditemui sehabis launching Visit and Calendar of Event Sumenep 2018 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (5/12/2017), Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto mengatakan kepada Industry.co.id, "Kuliner di Sumenep banyak, ada Campor yang hampir sama dengan soto tapi ini pakai santan, lalu ada Kaldu Kokot yaitu kikil, lalu ada Macho, Keripik, dan Man Reman," katanya.

Berikut ini empat kuliner khas  yang harus Anda cicipi saat berkunjung ke di Kabupaten Sumenep.

1. Campor

Kuliner ini hampir sejenis seperti soto, tetapi yang berbeda hanya kuahnya yang berbahan santan kelapa dan ditambah cingur sapi yang sudah dipotong dan diberi bumbu khas. Campor ini menjadi kuline khas di daerah ujung timur Pulau Garam di Kabupaten Sumenep karena rasanya yang enak dan membuat orang sering kembali untuk menikmatinya.

2. Kaldu Kokot

Kaldu Kokot merupakan salah satu makanan khas yang terkenal lezat. Kuliner ini terbuat dari bahan tulang sapi yang masih ada sumsumnya yang menempel didagingnya. Lalu, uniknya, makan ini ada kacang hijau atau kedela di dalamnya sehingga rasa kaldunya bercampur dengan rasa kacang hijau yang mencipatkan keanekaragaman rasa.

Nah, bagi Anda yang ingin mencicipi Kaldu Kokot yang melegenda ini, Adan bisa mampir ke  ke kedai kaldu kokot yang berada di belakang Museum Keraton Sumenep.

3. Man Reman

Kuliner yang termasuk salah satu camilan ini, banyak diburu wisatawan sebagai oleh-oleh dari Sumenep. Bahan utama untuk membuat makanan ini adalah dari tepung ketan dan gula aren. Makanya man reman menjadi makanan yang rasanya sangat gurih renyah dan walaupun rasanya manis, camilan ini aman kok untuk dikonsumsi. Karena pemanis buatannya ini dari gula aren asli.

4. Macho

Memiliki nama yang unik, Macho adalah kuliner khas yang memiliki rasa yang manis juga. Macho terbuat dari bahan dasar beras ketan dan gula merah yang diolah sehingga menjadi makanan seperti Macho ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dubes Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi bersama Delegasi PWI (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:34 WIB

Di Seoul Korsel, Dubes Umar Hadi Apresiasi Diplomasi Kopi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Diplomasi kopi yang sedang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disambut baik Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Korea Umar Hadi

Letjen Purn. Kiky Syanahkri bersama Putut Prabantoro di kantor PPAD (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:12 WIB

Perkuat NKRI, Pemerintah Diminta Segera Laksanakan Ekonomi Terintegrasi

Pemerintah diminta segera integrasikan pembangunan ekonomi nasional dalam konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI) untuk memperkuat ikatan NKRI dan ketahanan nasional.

Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya Sumadi (Foto Setkab)

Jumat, 15 Desember 2017 - 19:00 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2017)

Sambut Hari Ibu, Kecap ABC Beri Apresiasi Lewat 36 Ribu Hidangan Masakan (Foto Dije/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 18:52 WIB

2018 Industri Mamin Semakin Kompetitif

Memasuki tahun 2018, pelaku industri termasuk industri makanan dan minuman di Indonesia semakin kompetitif dan semakin challenging (menantang). Hal ini diungkapkan oleh Dhiren Amin, selaku Marekting…

Hendrisman Rahim Didapuk Kembali Jadi Ketum AAJI (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 17:45 WIB

Hendrisman Rahim Didapuk Kembali Jadi Ketum AAJI

Hendrisman Rahim secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) periode 2017-2020.