Pabrik Semen Krakatau Siap Memproduksi 700 Ribu Ton Semen Slag

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 03 Januari 2017 - 16:20 WIB

PT Krakatau Semen Indonesia (krakatausemenindonesia)
PT Krakatau Semen Indonesia (krakatausemenindonesia)

INDUSTRY.co.id - Pabrik PT Krakatau Semen Indonesia mulai beroperasi pada Mei 2017.Perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel dan Semen Indonesia memproduksi slag powder. Kekuatan semen slag lebih tinggi dari semen biasa.

“Adapun nilai investasi pabrik Krakatau Semen Indonesia mencapai Rp 451 miliar. Sementara kapasitas awal pabrik semen slag mencapai 700 ribu ton,” kata Direktur Marketing PT Krakatau Steel Tbk, Dadang Danusiri, dikutip Selasa (3/2/2017).

Kata Dadang, Semen slag diproduksi dari grinding blast furnace Krakatau Steel yang dicampur dengan clinker, batu kapur, gypsum yang diperoleh dari pabrik Semen Indonesia di Gresik.

“Slag powder ini merupakan hal baru di Indonesia dan belum pernah ada. Kualitas semen tersebut biasanya lebih kuat dan digunakan untuk pembangunan konstruksi berat, seperti membangun bendungan air maupun konstruksi di laut,” jelas dia

Produksi semen slag tersebut memberi nilai tambah bagi perusahaan yang awalnya mengekspor slag yang dihasilkan dari proses produksi blast furnace PT Krakatau Posco ke berbagai negara.

Sebelumnya, Krakatau Posco yang berkapasitas tiga juta ton menghasilkan 700.000 ton slag, sedangkan blast furnace milik Krakatau Steel bakal menghasilkan 1,2 juta ton hot liquid metal dengan produk sampingan slag sekitar 300.000 ton per tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi (Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 08:00 WIB

Presiden Jokowi akan Hadri Seminar Revolusi Industri 4.0 di Surabaya

Presiden Jokowi jadi pembicara kunci seminar berjudul "Revolusi Industri 4.0 Meningkatkan Daya Saing, Menjadi Bangsa Pemenang" bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta Gubernur Jawa…

Petani sedang membajak lahan persawahan

Selasa, 19 Maret 2019 - 08:00 WIB

Pendekatan E Commerce, Penjualan Pertanian Lebih Cepat

Sentul - Riyanto, Ekonom Universitas Indonesia, menuturkan implementasi teknologi 4.0 di sektor pertanian sangat bermanfaat bagi konsumen dan petani untuk mendekatkan distribusi.

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:54 WIB

Stop Impor Pangan Harga Beli Petani Tidak Jatuh

Sentul - Impor pangan memang seharusnya terus dikurangi terutama masa panen. Jika tanpa impor saat itu, petani bisa menikmati untung hasil jerih payahnya.

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:44 WIB

Kementerian Pertanian Dorong Generasi Milenial Masuk Industri Pertanian 4.0

Sentul - Kementerian Pertanian (Kementan) RI siap memasuki revolusi industri 4.0 dalam rangka mendorong modernisasi pertanian dan generasi milenial di sektor pertanian. Berbagai kebijakan yang…

Jalan Tol (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:00 WIB

Di Tengah Masa Ekspansi, Jasa Marga Berhasil Pertahankan Laba Bersih

Pada tahun 2018 Jasa Marga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 2,20 Triliun, tetap stabil di tengah ekspansi bisnis jalan tol. Hal ini juga didukung oleh keberhasilan Perseroan dalam…