Karya Seni Lukis Sebagai Investasi Menguntungkan

Oleh : Nina Karlita | Senin, 04 Desember 2017 - 08:27 WIB

 Jimmy Sutopo, pemilik GAC Gallery (Foto Nina)
Jimmy Sutopo, pemilik GAC Gallery (Foto Nina)

INDUSTRY.co.id - Jakarta Melintang luas dari Sabang hingga Merauke dan dihuni lebih dari 270 juta penduduk, Indonesia telah berkembang menjadi negara maju. Dengan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, dan menempati peringkat 3 dunia negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbaik berdasarkan rilis yang dikeluarkan Bank Dunia, menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi global saat ini.

Mempertimbangkan hal ini, GAC Gallery meyakini adanya potensi luar biasa dari sisi investasi melalui seni, terutama seni lukis.

Setelah sebelumnya menjadi sponsor utama dalam perhelatan Art Shine Jakarta 2017 pada tanggal 2-4 November 2017 bekerjasama dengan JIVA (Jakarta Ilustration Visual Art) dan Bravass Consultant, GAC Gallery kali ini mendapat kepercayaan luar biasa menampilkan Korean Gold Painting dari Kim Il Tae asal Korea Selatan.

Jimmy Sutopo, selaku pemilik dari GAC Gallery menyampaikan, “Pada dasarnya GAC Gallery tidak meninggalkan karya seni klasik yang memiliki marketnya sendiri. Namun melihat adanya pergeseran yang “kekinian”, kami ingin melakukan penyegaran dengan menampilkan karya seni kontemporer seperti karya Kim Il Tae ini, yang dibuat dari bahan dasar emas. Kami sangat senang dan merasa bangga dipercaya oleh mereka dan disejajarkan dengan Galeri Saachi di London yang pernah menampilan karya Kim Il Tae tersebut. Kami juga melihat bahwa seni lukis sudah menjadi trend di dunia sebagai salah satu investasi bisnis yang menguntungkan, mengingat harga karya seni sebagian besar akan terus meningkat dan tidak pernah menyusut.”

Setelah ditampilkan di GAC Gallery, karya Kim Il Tae akan dipajang di galeri pribadi milik Jimmy Sutopo bersama dengan karya-karya seni berkelas koleksinya.

“GAC Gallery tentunya tidak hanya menampilkan karya-karya seni berbagai aliran saja, namun juga tidak tertutup kemungkinan bekerjasama dengan teman-teman seniman Indonesia maupun luar negeri lainnya dalam penyelenggaraan eksebisi atau pameran. Dan tidak hanya menampilkan, kami juga menjual karya-karya seni tersebut. Tentunya karya yang ditampikan di GAC Gallery dan eksebisi nantinya akan melewati kurasi dari rekan-rekan kurator kami,” tutup Jimmy Sutopo menjelaskan rencana GAC Gallery di masa mendatang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.