konfrensi Industri Penerbangan Digelar 6 Desember Mendatang di Jakarta

Oleh : Candra Mata | Minggu, 26 November 2017 - 12:53 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi tinjau kesiapan proyek infrstruktur (Foto Humas)
Menhub Budi Karya Sumadi tinjau kesiapan proyek infrstruktur (Foto Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Airport Solutions Indonesia yang berlangsung pada 6-7 Desember di Jakarta Convention Center mengumumkan jajaran pembicara dan panelis untuk ajang yang digelar selama dua hari tersebut.

Acara akan dibuka oleh Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia diikuti pemaparan dari Dr. Ir. Agus Santoso, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Ajang ini akan menampilkan sejumlah para pemimpin industri terpenting yang ingin berbagi pengetahuan secara menyeluruh mengenai rantai pembelian untuk bandara dan penerbangan mulai dari produsen, operator bandara, pengembang, regulator dan investor, hingga para pengguna akhir.  
 
Indonesia menghadirkan peluang menarik yang tidak boleh dilewatkan oleh berbagai pihak yang bekerja di sektor penerbangan dan bandara, dengan perluasan bandara sebagai program perencanaan utama yang termasuk dalam investasi infrastruktur bandara senilai US $ 25 miliar serta proyeksi peningkatan lalu lintas udara hingga 4,8% pada tahun 2025, dimana ini menjadikan Indonesia sebagai pusat bagi perluasan pengembangan bandara.
 
Konferensi terbagi menjadi empat sesi berbeda: Keamanan dan Keselamatan, Pengalaman Penumpang, Pengembangan Bandara di Indonesia serta Pelayanan dan Teknologi Inovatif; dengan tujuan mempertemukan para pemimpin industri utama untuk berbagi pengetahuan, mengidentifikasi peluang dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi industri secara menyeluruh yang secara khurus berfokus di Asia dan Indonesia.

Program ini akan mencakup studi kasus seperti Kebijakan Penerbangan ASEAN serta Pengembangan Bandara Hang Nadim dan Kertajati.
 
Sesi keamanan dan keselamatan menghadirkan presentasi dari Danang S. Baskoro, Presiden Direktur PT Angkasa Pura I, serta meninjau pandangan global tentang keamanan bandara sebelum sebuah diskusi panel mengidentifikasi kesenjangan kinerja dalam keamanan penerbangan Indonesia, serta  diikuti dengan perspektif maskapai tentang keamanan bandara dan memajukan keamanan fasilitas darat.

Sesi pengalaman penumpang akan berfokus pada peningkatan fasilitasi penumpang dengan Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II mereview proses penumpang yang efisien dan otomatisasi pengawasan perbatasan, kemudian dilanjutkan studi kasus Bandara Changi serta cara untuk memenuhi harapan penumpang.
 
Pada hari kedua, akan dibuka oleh Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, sesi Pengembangan Bandara di Indonesia akan membahas pengembangan bandara sebagai pintu gerbang menuju Indonesia, perluasan dan renovasi bandara regional serta meninjau penanganan lahan, dengan studi kasus lebih lanjut terkait ragam topik lainnya.

Akhirnya, sesi Pelayanan dan Teknologi Inovatif akan menampilkan studi kasus Bandara Internasional Cochin yang tengah mempertimbangkan untuk memberdayakan bandara dengan energi terbarukan, sedangkan yang lainnya adalah membangun sistem operasi bandara dengan mempelajari Bandara Auckland.

Sesi ini akan diakhiri dengan diskusi panel mengenai teknologi masa depan untuk Bandara Indonesia termasuk menilik teknologi robotika dan kecerdasan buatan (artificial intelligence), pilihan layanan mandiri, pendalaman teknologi - iBeacon, augmented reality dan facial recognition.
 
Timothy Hawes, Direktur Portofolio penyelenggara acara Tarsus F&E LLC Middle East, mengatakan, Dengan proyek bandara dan rencana investasi yang signifikan ini, Airport Solutions Indonesia akan menyediakan platform yang sangat dibutuhkan bagi industri bandara yang sedang berkembang di Indonesia dan Asia Tenggara; menyatukan seluruh rantai pembelian yang menjadi solusi industri bandara.
 
"Permintaan industri untuk konferensi ini digambarkan langsung oleh dukungan yang telah kami dapatkan dari pemerintah Indonesia serta komitmen para pemimpin industri kunci untuk menjadi bagian dari konferensi tersebut. Kami sangat senang bisa menawarkan konferensi yang sangat dibutuhkan bagi para peserta," ujarnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:11 WIB

BI Rilis Utang Luar Negeri Indonesia Per Mei Sebesar Rp 5.155,6 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir Mei 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:04 WIB

Industri Manufaktur Dongkrak Ekspor RI ke Australia

Industri manufaktur berperan besar dalam mendongkrak peningkatan nilai ekspor Indonesia, salah satunya ke negara tujuan seperti Australia.

WK Migas

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:58 WIB

Kementerian ESDM Tandatangani 3 Kontrak Gross Split Hasil Penawaran Wilayah Kerja Migas 2018

Kementerian Energi dan Sumber dan Sumber Daya Mineral kembali melakukan penandatanganan kontrak bagi hasil Gross Split hasil penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas tahun 2018 yang dilaksanakan di…

Menhub Budi Karya Sumadi

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:40 WIB

Menhub: Biaya Perbaikan Jalan Capai Rp 43 Triliun Pertahun

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini masih banyak truk kelebihan muatan dan ukuran beroperasi di jalanan sehingga menyebabkan jalan rusak.

Memasuki era revolusi industry 4.0 hampir segala sektor terdigitalisasi. Hal itu pula yang melatarbelakangi platform GazEgaz.com

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:20 WIB

GazEgaz Hadir Sebagai Platform Industri Energi dan Pertambangan

Memasuki era revolusi industry 4.0 hampir segala sektor terdigitalisasi. Hal itu pula yang melatarbelakangi platform GazEgaz.com