Akhir 2017, Pembangkit EBT Ditargetkan Miliki Kontrak Jual Beli Listrik

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 25 November 2017 - 12:35 WIB

Listrik Ilustrasi
Listrik Ilustrasi

INDUSTRY co.id -Jakarta - Pemerintah terus mendorong pemanfaatan energi bersih untuk kelistrikan. Hal ini sejalan dengan target pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk kelistrikan nasional sebesar 23% pada 2025.

Untuk kelistrikan, pemerintah fokus pada tiga hal. Satu adalah ketersediaan kapasitas.  Kedua pemerataan distribusi atau biasa disebut electrification ratio yang merata. Sea tarif terjangkau.

“Pemerintah juga sepakat yang keempat adalah clean energy (energi bersih),” kata Ignasius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Jakarta belum lama ini.

Ke depan, pemerintah akan tetap mendorong agar energy mix (bauran energi yang berasal dari EBT) 23% bisa tercapai pada 2025 untuk kelistrikan.

Pemerintah juga mulai mendorong  penggunaan kendaraan listrik untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Jonan, saat ini konsumsi BBM mencapai 1,6 juta hingga 1,7 juta barel per hari (bph), sementara produksi dalam negeri sekitar 800 ribu bph. Jika pola ini tidak dirubah, pada 10 hingga 20 tahun ke depan, impor BBM mencapai 1,4 juta bph.

Jonan mengatakan Presiden Joko Widodo juga mendukung penciptaan atau mulai digunakannya kendaraan listrik, sejalan dengan semangat ketahanan energi, yaitu semaksimal mungkin menggunakan energi yang dihasilkan dari dalam negeri.

Saat ini, menurut Jonan, konsumsi BBM dalam negeri 1,6 sampai 1,7 juta barel per hari (bph), produksi 800 ribu bph, impor satu hari 800 ribu sampai 900 ribu bph.

“Kalau bisa sama (20 tahun ke depan), saya terima kasih. Kalau kita biarkan, tidak menggunakan kendaraan listrik, mungkin dalam 10 tahun sampai 20 tahun ke depan impornya akan naik. Kalau di-nett, impor dikurangi produksi kita, bisa 1,3 juta sampai 1,4 juta bph impornya,” ujar Jonan.

Kendaraan listrik serta peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik, energi primernya banyak dihasilkan di dalam negeri, mulai dari batubara, gas bumi dan EBT.

Jonan menambahkan, sejak Januari hingga November 2017 sebesar 1.186 megawatt (MW) pembangkit listrik yang energi primernya bersumber dari EBT telah ditandatangani.

“Ini banyak sekali. Saya kira tidak pernah ada satu tahun kerja di Indonesia yang bisa lebih dari 1.000 MW pembangkit energi terbarukan yang ditandatangani. Mudah-mudahan sampai penutupan tahun bisa kira-kira mencapai 1.500 MW dan kita dukung terus,” kata Jonan.(DE)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

1.500 Peserta Antusias Ikuti BCA Super League Triathlon 2019 (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:00 WIB

1.500 Peserta Antusias Ikuti BCA Super League Triathlon 2019

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung penuh gelaran Super League Triathlon 2019, ajang unjuk kebugaran melalui olahraga multicabang yang digelar di Pulau Dewata, Bali, pada 23 – 24 Maret…

Presiden Jokowi disaksikan sejumlah pembalap mencoba salah satu motor balap, di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (11/3) sore. (Foto: Agung/Humas)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:00 WIB

Jelang GP 2021, Presiden Jokowi Tingkatkan Pembangunan Jalan-Runway Bandara

Balapan MotoGP akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2021. Jelang ajang kejuaraan dunia balap motor itu, Presiden Joko Widodo mengatakan ada tiga…

Askrindo Peduli

Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:22 WIB

Askrindo Peduli Lingkungan Bersama Kelurahan Kwitang

JAKARTA - Dalam rangka memperingati HUT BUMN Bersama, dan HUT PT Askrindo (Persero) yang ke-48 dilaksanakan kegiatan peduli lingkungan bersama di wilayah Kelurahan Kwitang.

kiri-Kanan) Ketua Forwarker–PWKI Edi Hardum, Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia(Padma) Indonesia Gabriel Goa dan Pengamat Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial, Timboel Siregar.

Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:32 WIB

Kartu Prakerja, Jurus Jokowi Selamatkan Pengangguran

Ciloto- Program calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mengenai kartu prakerja yang akan diluncurkan jika terpilih kembali menjadi Presiden di pemilihan Presiden 17 April 2019, patut didukung…

IKIMURA GROUP (Industry/foto: Herlambang)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:20 WIB

Gemilang di Tahun Lalu, PT Ikimura Group Bidik Pertumbuhan Bisnis Hingga 30 Persen di Tahun 2019

Imbas meningkatnya permintaan akan produk komponen otomotif juga dirasakan oleh salah satu perusahaan anak bangsa, PT Ikimura Group yang saat ini mendistribusikan dan memproduksi mettal cutting…