Holding BUMN Pertambangan akan Beli Saham PT Freeport

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 25 November 2017 - 08:00 WIB

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan
Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian BUMN menyatakan holding BUMN tambang akan membeli saham PT Freeport Indonesia dengan memanfaatkan pinjaman (utang) dari dana BUMN perbankan jika pendanaan dari ekuitas holding tidak mencukupi.

"Seumpamanya pendanaannya cukup dari ekuitas holding, maka itu sudah selesai. Kalau tidak cukup, maka kemudian ada pinjaman bank pemerintah," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di Jakarta, Jumat (24/11/2017)

Harry menjelaskan, peran perbankan pemerintah akan diperlukan seperti saat Medco mengakuisisi Newmont.

"Masak Medco dibantu, kita yang BUMN enggak dibantuin ? Kita pasti dibantu bank pemerintah karena ini wujud sinergi," katanya.

Harry mengatakan saat dikonsolidasikan, ekuitas holding tambang mencapai Rp64,6 triliun atau Rp65 triliun. Jumlah tersebut, lanjut dia, akan dapat ditingkatkan kemampuan pendanaannya hingga tiga kali lipat sehingga tidak akan mengganggu kinerja keuangan perusahaan.

Kondisi tersebut, akan sangat berbeda jika perusahaan masih belum tergabung dalam satu holding.

"(Begitu sudah holding) Rp65 triliun itu kalau di'leverage' dua kali lipat saja sudah Rp120 triliun. Dalam 'rule of thumb' (aturan dasar), tiga kali lipat itu aman," katanya seperti diansir Antara.

Nilai tersebut, lanjut Harry, sudah termasuk hitungan kepemilikan 9,36 persen saham Freeport.

Ada pun sisa nilai divestasi saham yang akan dicaplok pemerintah Indonesia hingga 51 persen belum dapat diketahui karena masih dalam tahap perundingan.

"Taruhlah angkanya 3 miliar dolar AS (sekitar Rp 36 triliun) Nah, kita leverage-nya tadi dua kali lipat saja Rp120 triliun, jadi ga perlu saya terangkan lagi," katanya meyakinkan kemampuan holding tambang untuk membeli divestasi saham perusahaan tambang asal AS itu.

PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) akan menjadi induk perusahaan (holding) BUMN industri pertambangan, sementara PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk, akan menjadi anak perusahaan (anggota holding).

Holding tambang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan pendanaan, pengelolaan sumber daya mineral dan batubara, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal serta efisiensi biaya sinergi. Selain itu, tujuan lain pembentukan holding adalah agar dapat menguasai 51 persen saham Freeport yang telah sepakat didivestasikan untuk pemerintah Indonesia.

Dalam jangka pendek, holding yang akan resmi disahkan 29 November mendatang itu akan segera melakukan serangkaian aksi korporasi di antaranya pembangunan paik smelter grade alumina di Mempawah, Kalimantan Barat, dengan kapasitas sampai dengan 2 juta ton per tahun; paik Ferro Nickel di Buli, Halmahera Timur, berkapasitas 13.500 ton per tahun; dan pembangunan PLTU di lokasi paik hilirisasi bahan tambang sampai dengan 1.000 MW.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelatihan tekhnisi AC

Rabu, 19 September 2018 - 21:41 WIB

GMT Institute Dukung Yoofix Sediakan Tenaga Kerja Terampil dan Professional

Kegiatan assessment ini untuk mengetahui kapasitas fixer yang selanjutnya dilakukan pengembangan dan optimalisasi yang akhirnya mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi…

Kementerian Koperasi Gelar Bimtek Pengawsan Koperasi yang dilaksanakan di Gorontalo 19-20 September 2018 ini diikuti Satgas Pengawas Koperasi dan Satgas Pengawas Usaha Simpan Pinjam se Provinsi Gorontalo.

Rabu, 19 September 2018 - 21:34 WIB

Perkuat Pengawasan Koperasi Melalui Peningkatan IT

Kementerian Koperasi dan UKM terus memberikan pembekalan terhadap satuan tugas pengawasan koperasi di daerah terkait pemahaman regulasi. Pembekalan ini sekaligus memberikan dukungan kepada satgas…

Press conference CDE Product information di JIExpo Kemayoran

Rabu, 19 September 2018 - 20:55 WIB

Terus Berinovasi, Produk CDE Sand Washing Plant PT. Adi Satya Sentosa Jadi Solusi Hindari Illegal Mining

Perusahaan yang bergerak dibidang perusahaan umum hingga ke industri berskala besar, PT. Adi Satya Sentosa terus berinovasi dan mengembangkan diri sebagai instansi penyedia jasa terbaik dibidang…

Citi Indonesia Dukung Penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games

Rabu, 19 September 2018 - 19:00 WIB

Citi Indonesia Dukung Penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games

Citi Indonesia (Citibank) hari ini mengumumkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games sebagai Official Sponsor, yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 6…

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat membuka pameran Ulos Hangoluan (Foto: Dok. Kemenpar)

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 WIB

Buka Pameran Ulos Hangoluan dan Tondi, Menpar Dibuat Kagum

Kain khas Suku Batak, Ulos, ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi. Ulos pun punya peranan penting dalam kehidupan warga Suku Batak. Makna inilah yang coba disampaikan dalam pameran Ulos,…