Tol Seroja Tingkatkan Pariwisata Ciwidey Jawa Barat

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 23 November 2017 - 12:04 WIB

Pemetik Teh di Kawasan Perkebunan Teh Kertowono (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Pemetik Teh di Kawasan Perkebunan Teh Kertowono (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Bandung- Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari optimistis Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) dapat mendongkrak pariwisata di Ciwidey yang terkenal dengan wisata kebun teh, pemandian air panas dan lain-lain.

"Kita tahu sendiri, Ciwidey itu sektor pariwisata sangat bagus, tapi selama ini orang malas ke Ciwidey karena aksesnya yang macet. Nah saya kira Tol Soroja ini bisa menjadi solusi, selain memecah kemacetan juga berdampak terhadap sektor pariwisata di Ciwidey," katanya di Bandung, Rabu (22/11/2017)

Ineu memberikan apresiasi kepada Pemprov Jawa Barat dan PT PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) investor yang berhasil merampungkan pembangunan Tol Soroja pada bulan November 2017 ini.

"Alhamdulillah akhirnya jadi juga, masalah Tol Soroja ini kan harapan masyarakat, terakhir saya ke sana belum jadi, tapi alhamdulillah sekarang sudah jadi," kata dia.

Dia mengatakan walaupun panjang Tol Soroja hanya sekitar 8 km namun dia optimistis keberadaan infrastruktur tersebut bisa berdampak positif bagi masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

"Saya juga sempat melihat langsung ke lapangan saat pembangunannya dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat, intinya mereka kan ingin ada bentuk fisiknya dari tol ini dan sekarang terjawab sudah harapan masyarakat," kata dia.

Sebelumnya, T Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) selaku pengelola atau investor dari Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) menyatakan pembangunan kontruksi jalan tol yang menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung tersebut saat ini sudah mencapai 100 persen.

Selain itu, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Perhubungan, dan Polda Jawa Barat akan melakukan uji laik fungsi terhadap Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) Bandung pada Kamis dan Jumat, tanggal 16-17 November 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

Morgan Stanley Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…