PT Freeport Berpotensi Naikkan Aset Holding Rp200 Triliun

Oleh : Ridwan | Rabu, 22 November 2017 - 14:00 WIB

Karyawan PT Freeport Indonesia. (Foto: Freeport Indonesia)
Karyawan PT Freeport Indonesia. (Foto: Freeport Indonesia)

INDUSTRY.co.id - Bengkulu - PT Freeport Indonesia berpotensi menaikkan aset holding atau induk usaha tambang menjadi Rp200 triliun jika sudah 51 persen sahamnya dimiliki oleh PT Inalum.

"Kalau proses divestasi saham Freeport lancar ya berarti saham holding tambang BUMN bisa naik, kisaran menjadi Rp200 triliun-lah," kata Presiden Direktur PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi G Sadikin di Bengkulu, Rabu (22/11/2017)

Saat ini menurutnya perkembangan untuk proses divestasi masih dalam tahap proses negosiasi dan melibatkan berbagai pihak hingga Pemerintah Daerah, diharapkan nilai yang ditawarkan dapat ditangani oleh holding tambang BUMN.

Aset dari holding perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pertambangan diperkirakan akan berkisar dari Rp87 triliun hingga Rp90 triliun.

"Ya sekitar itu, hampir Rp90 triliun, itu nanti yang akan dimanfaatkan untuk mengelola kekayaan mineral dan batu bara (minerba) di Indonesia," katanya.

Saat ini menurutnya holding tambang BUMN masih menyusun strategi perencanaan tujuan hingga jangka waktu periode tiga bulan ke depan.

Pembentukan induk usaha (holding) BUMN pertambangan diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan sehingga tercipta BUMN industri pertambangan yang mampu menjadi pemain regional.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno mengatakan sinergi BUMN pertambangan ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kekuatan finansial sehingga memudahkan pengembangan usaha khususnya di bidang hilirisasi.

Menurut Harry, sesuai rencana ada tiga anggota perusahaan induk BUMN pertambangan yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit AsamTbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS) akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPSLB) pada 29 November 2017.

Agenda RUPSLB adalah untuk melakukan perubahan anggaran dasar sehubungan dengan telah beralihnya kepemilikan mayoritas dari semula Negara RI menjadi kepemilikan PT Inalum (Persero) yang seluruh sahamnya dimiliki negara.

"Agenda utama RUPSLB adalah untuk meminta persetujuan pemegang saham terhadap adanya perubahan pemegang saham ke PT Inalum (Persero) yang 100 persen dimiliki negara," tegas Harry seperti dilansir Antara.

Meski berubah statusnya, ketiga anggota perusahaan induk itu tetap diperlakukan sama dengan BUMN untuk hal-hal yang sifatnya strategis sehingga negara tetap memiliki kontrol terhadap ketiga perusahaan itu, baik secara langsung melalui saham dwiwarna maupun tidak langsung melalui PT Inalum (Persero) yang 100 persen sahamnya dimiliki oleh negara. Hal itu diatur pada PP 72 Tahun 2016

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wisata Kapal Layar (Foto ist)

Selasa, 20 November 2018 - 11:29 WIB

Nias Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Sail Indonesia 2019

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim menunjuk Nias, Sumatra Utara, sebagai kandidat tuan rumah Sail Indonesia 2018.

Logo Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) (hukumonline)

Selasa, 20 November 2018 - 11:06 WIB

YLKI Terima 72 Aduan Terkait Fintech

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengaku telah menerima 72 pengaduan konsumen terkait layanan finansial teknologi sepanjang tahun 2018. Dan tercatat ada 29 Fintech yang diadukan kepada…

CEO Bank Sleman, Muhammad Sigit (tengah), menerima Penghargaan Bank Terbaik, yang diserahkan Pendiri Indonesia-Asia Institute - Economic Review Hj.RAy. Irlisa Rachmadiana,S.Sn,MM dan disaksikan oleh Ketua Dewan Juri-APBI-VII-2018 Prof.Dr.Ir.Marsudi W

Selasa, 20 November 2018 - 11:02 WIB

Inilah Perbankan Terbaik Indonesia Peraih APBI-VII-2018 & ABPRI-VI-2018

Era Disrupsi digital membuat bank harus mengubah cara berpikir, sehingga lebih dinamis dalam dan aktif mencari konsumen, untuk terus berinovasi dalam menghadapi disrupsi Digital. Inilah perusahaan…

Kemenpar branding Wonderful Indonesia melalui bus double decker jurusan City-Mona Vale Sydney.

Selasa, 20 November 2018 - 10:37 WIB

Makin Agresif, Bus Wisata Wonderful Indonesia Keliling Australia

Promosi Wonderful Indonesia tidak henti-hentinya dilakukan Kementerian Pariwisata. Kali ini Australia menjadi target. Caranya, dengan mem-branding bus double decker jurusan City-Mona Vale Sydney.…

Di ajang Indonesia Modification Expo 2018, Suzuki pamerkan Suzuki All New Ertiga berjiwa muda dan dinamis

Selasa, 20 November 2018 - 10:26 WIB

Suzuki All New Ertiga Tampil Trendi dan Berjiwa Muda di Ajang Modifikasi Expo

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali hadir dalam ajang Indonesia Modification Expo 2018. Dalam ajang kali ini Suzuki berkolaborasi dengan Jakarta Sneaker Day untuk menyulap tampilan All New…