Citilink Targetkan 13 Juta Penumpang Hingga Akhir Tahun

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 21 November 2017 - 13:41 WIB

Pesawat Citilink / https://www.citilink.co.id
Pesawat Citilink / https://www.citilink.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Maskapai penerbangan PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017 ini. Adapun hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink sudah hampir 10 juta penumpang.

"Pertumbuhan penumpang kami tahun 2012 masih 2,5 juta. Tahun 2016 sudah 11 juta dan tahun ini mau 13 juta," kata VP Corporate Communications Citilink Benny S Butarbutar di Jakarta, dalam keterangan persnya, Selasa (21/11/2017).

Adapun hingga saat ini, on-time performance (OTP) atau ketepatan waktu Citilink sudah mencapai 82 persen. Benny mengakui, angka tersebut sudah cukup baik lantaran pada tahun lalu banyak terjadi gangguan cuaca yang mengganggu ketepatan waktu penerbangan.

Untuk menggenjot jumlah penumpang, Benny menyatakan pihaknya melakukan berbagai upaya. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air.

Benny mengungkapkan, alumni perguruan tinggi negeri (PTN) misalnya, rata-rata berjumlah lebih dari 300.000 orang. Mobilitas mereka pun cukup tinggi, sehingga hal ini bisa menjadi potensi dan kesempatan besar bagi maskapai. "Kalau digarap, itu bisa mendorong kami dapat 13 juta penumpang sampai akhir tahun ini," ungkap Benny.

Di samping itu, Citilink juga memberikan kemudahan bagi penumpang, seperti misalnya kenyamanan berbelanja produk-produk eksklusif di dalam pesawat. Citilink juga berencana menghadirkan fasilitas sambungan internet nirkabel atau WiFi di dalam pesawat.

"Perkembangan global saat ini juga membuat strategi Citilink menyasar generasi milenial sebagai sasaran utama, dengan memberikan experience yang unik, baik pre-flight, during-flight, dan post-flight," ujar Benny.

Citilink pun memberikan kemudahan pembelian dan pembayaran tiket pesawat melalui gerai-gerai ritel dan e-commerce. Benny menuturkan, ini akan membuat konsumen tidak sulit untuk memperoleh tiket Citilink.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI dukung gerakan tanam di daerah

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:36 WIB

BNI dan Kementan Kini Garap Bumi Borneo

Barito Kuala - Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas cakupan Program Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:16 WIB

BRI Syariah Dorong Perekonomian Melalui Indonesia Sharia Economic Festival 2018

Surabaya - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.…

Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo (Foto Dok Bahana)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:13 WIB

Bahana Targetkan Penyaluran Dana Program Kemitraan Rp 100 Miliar

Demi meningkatkan akses pelaku usaha menengah kecil dan mikro kepada pembiayaan, PT Bahana Artha Ventura (BAV) terus berupa memperluas jaringan kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.