Menperin Lantik Pejabat Tinggi Pimpinan Madya, Pratama Serta Auditor Ahli Utama

Oleh : Ridwan | Selasa, 21 November 2017 - 11:56 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Selasa (21/11/2017) melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pratama serta Auditor Ahli Utama di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Menurut Airlangga, pelantikan ini merupakan hal yang sangat penting karena saya melakukan rotasi terhadap beberapa JPT Madya dalam rangka penyesuaian kompetensi dan peningkatan kinerja Kementerian.

"Dalam acara ini sekaligus saya melantik beberapa JPT Pratama serta melantik Auditor Ahli Utama dalam rangak mempercepat pelaksanaan tugas prioritas Kemenperin baik di bidang operasional maupun bidang pengawasan," ujar Airlangga.

Proses pengisian JPT Madya dan Pratama dilakukan melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel) dengan memperhatikan kesesuaian kompetensi dan penilaian kinerja para pejabat Kemenperin sesuai amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan pelaksanaan pengisian jabatan ini telah mendapat persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Lebih lanjut, Menperin mengungkapkan, tahun 2018 adalah tahun yang sangat penting karena kita perlu mempercepat targetan-targetan pemerintah yang telah dicanangkan agar dapat kita capai di tahun 2019.

"Tentunya ini akan menjadi fokus utama agar targetan-targetan tersebut khususnya yang terkait dengan Kementerian Perindustrian harus dapat dicapai," katanya.

Airlangga berharap agar para pejabat di lingkungan kemenperin dapat berperan aktif untuk segera melakukan langkah-langkah percepatan serta melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah ditetapkan guna tercapainya sasaran pembangunan industri nasional.

"Saya akan melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja para pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Kemenperin, dan saya akan mengambil langkah-langkah agar kinerja para pejabat Kemenperin akan lebih baik lagi," ucap Airlangga.

Untuk itu, lanjut Menperin, saya berharap para pejabat tinggi mampunyai komitmen dan terus memacu semangat dalam upaya membangun peningkatan kinerja di seluruh jajaran Kemenperin untuk mencapai tujuan pembangunan industri nasional yang telah digariskan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi obligasi

Senin, 19 November 2018 - 07:27 WIB

Obligasi Diperkirakan Positif Awal Pekan

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi diperkirakan dapat kembali bergerak positif dengan asumsi dapat merespon penurunan imbal hasil obligasi AS di akhir…

Presiden Jokowi bersama Menteri Basuki tinjau pembangunan Jalan

Senin, 19 November 2018 - 07:16 WIB

Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua

Pembangunan jalan perbatasan Indonesia - Papua Nugini terus dilanjutkan. Kondisi saat ini sudah tembus 909 km dari total 1.098 km jalan perbatasan mulai dari Merauke hingga Jayapura, Papua.

Direksi BRI Syariah

Senin, 19 November 2018 - 07:14 WIB

Satu Dasawarsa, BRI Syariah Luncurkan Inovasi Produk

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Produk perbankan syariah kini dituntut memiliki berbagai teknologi. Menyadari ini, PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah meluncurkan enam…

Merpati berhasil memperoleh mitra strategis agar Merpati kembali beroperasi. Mitra strategis tersebut akan melakukan tambahan penyertaan modal ke perusahaan sekurang-kurangnya Rp 6,4 triliun

Senin, 19 November 2018 - 06:40 WIB

Menhub: Kondisi Keuangan Maskapai Penerbangan Harus Sehat

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan sejumlah kualifikasi yang harus dimiliki sebuah maskapai penerbangan antara lain kondisi keuangan harus sehat.

Menkes Prof. Dr. Dr. Nila Moeloek, SpM (kanan), bersama dengan Technical Marketing Advisor Fonterra Brands Indonesia, Rohini Behl (kiri), menandai peluncuran kampanye Nasional Ayo Indonesia Bergerak

Senin, 19 November 2018 - 06:31 WIB

Kurangi Angka sedentari, Menkes Luncurkan Kampanye Nasional 'Ayo Indonesia Bergerak'

Berdasarkan data Riskesdas 2018, angka aktivitas fisik kurang meningkat dari 26,1% menjadi 33,5% sehingga beresiko menimbulkan berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, kanker,…