Presiden Jokowi Diharapkan Resmikan Restorasi Rumah Gadang Minang

Oleh : Herry Barus | Senin, 20 November 2017 - 09:28 WIB

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)
Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Padang Aro- Presiden Joko Widodo diharapkan bersedia meletakkan batu pertama rencana restorasi 40 rumah adat Minangkabau atau Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di Padang Aro, Senin (20/11/2017) menyebutkan daerah itu mendapat bantuan restorasi 40 rumah gadang yang berada di kawasan destinasi wisata kampung adat Seribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu.

Bantuan restorasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) ini direncanakan dilaksanakan pada Desember 2017. "Tim dari Kemenpupera sudah datang ke Koto Baru. Semoga bulan Desember telah bisa dilaksanakan," ujarnya.

Ia menyebutkan Menteri Pupera menjanjikan peletakan batu pertama restorasi tersebut dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Rencananya pada Desember pak Jokowi akan berkunjung ke Sumbar, kita akan mengambil momen itu agar Presiden bisa meletakkan batu pertama rencana restorasi dan peresmian jalur pendakian Gunung Kerinci dari Solok Selatan," ujarnya.

Rencana restorasi tersebut, imbuhnya telah disetujui oleh para ninik mamak (tokoh adat) di Nagari Koto Baru.

"Setelah kita lakukan sosialisasi, para ninik mamak menyambut baik rencana restorasi itu," ujarnya.

Ia menyebutkan para ninik mamak yang di Koto Baru memang telah memiliki keinginan untuk memperbaiki rumah gadang mereka, namun terbatas oleh kemampuan finansial.

Bantuan dari Kemenpupera ini, imbuhnya ibarat mimpi yang menjadi nyata dari keinginan para ninik mamak tersebut.

Sementara Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Baru Jalaludin Dt Lelo Dirajo menyebutkan setelah dilakukan sosialisasi KAN dan para ninik mamak di Koto Baru sepakat menerima bantuan tersebut.

"Kami harap nanti rumah gadang yang telah direstorasi itu bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia juga berharap, rencana kedatangan Presiden Jokowi untuk meletakkan batu pertama restorasi rumah gadang itu terwujud. "Kami harapkan Presiden Jokowi bisa meletakkan batu pertama sesuai dengan keinginan masyarakat Solok Selatan," ujarnya.

Sementara terkait restorasi rumah gadang yang akan dilakukan secara gotong royong itu, Jalaludin menyebutkan para ninik mamak mendukung rencana itu.

Rumah Gadang di Kampung Adat Seribu Rumah Gadang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai homestay. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…