Lazada Catat Rekor Penjualan Tertinggi Berjejaring

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 18 November 2017 - 09:05 WIB

Lazada Persiapkan Ratusan Perwakilan Seller Melalui Lokakarya Terpadu
Lazada Persiapkan Ratusan Perwakilan Seller Melalui Lokakarya Terpadu

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Pembukaan "Online Revolution Lazada" sebagai e-Commerce nomor satu di Asia Tenggara telah mencatat rekor penjualan tertinggi berjaringan.

Co-CEO, Lazada Indonesia Florian Holm, di Bali, Sabtu (18/11/2017) mengucapkan terima kasih atas antusiasme konsumen Lazada di seluruh Indonesia yang mendukung kesuksesan "Online Revolution 11.11" sehingga tahun ini kami meraih rekor penjualan tertinggi.

Ia mengatakan ajang "Online Revolution" ini hanya permulaan untuk membuka rangkaian promosi menuju Harbolnas pada 12 Desember mendatang.

Dia mengatakan ajang "Online Revolution 11.11", Lazada Group yang beroperasi pada enam negara berhasil mencatat Gross Merchandise Value (GMV) sebesar lebih dari Rp1,6 triliun, tumbuh sebesar 171 persen dibandingkan tahun 2016.

Menurutnya, ini juga menjadi momentum penting dimulai bulan "Online Revolution" yang diselenggarakan hingga Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2017.

Ia menjelaskan, berbagai persiapan dilakukan Lazada dalam rangka menyambut Harbolnas (12.12) mulai pemutakhiran sistem, persiapkan penjualan, dan berbagai promosi dari merek dan dan partner.

Florian mengatakan agar dapat memaksimalkan rangkaian promosi yang lebih heboh lagi saat Harbolnas nanti, Lazada mengimbau agar konsumen segera mengunduh dan mengaktifkan aplikasi di ponsel, dan tidak lupa untuk memastikan bahwa aplikasi sudah terupdate, agar dapat memaksimalkan segala fitur dan kemudahan.

Melalui aplikasi Lazada, konsumen akan semakin mudah menjelajahi "semesta" belanja Lazada dari genggaman tangan mereka, cukup menggerakkan jari jemari untuk memilih jutaan produk andalan terpopuler dengan harga menggiurkan.

Dengan tema "Diskon Mengguncang Semesta", konsumen dari seluruh pelosok daerah, termasuk Kota Denpasar (Bali) dan sekitarnya dapat memilih berbagai barang pilihan dengan harga menggiurkan dari berbagai brand lokal dan internasional, termasuk para penjual UMKM setempat, tanpa khawatir akan biaya kirim karena ada gratis ongkos kirim (ongkir).

Sementara itu, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Achmad Alkatiri kepada awak media menambahkan, setelah sukses menjalankan Program "Online Revolution" kemarin, pihaknya segera mempersiapkan diri menyambut Harbolnas dengan lebih meriah, lebih heboh, dan lebih menggiurkan lagi.

"Komitmen kami kepada para 'seller, brand', dan juga para konsumen semakin terwujud nyata dengan segala macam inovasi terpadu yang kami luncurkan guna mempermudah proses pemilihan produk, konfirmasi pembelian, pembayaran, hingga distribusi ke tangan pembeli," ujarnya pula.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Huawei

Senin, 18 Desember 2017 - 15:33 WIB

Huawei Diperkirakan Akan Luncurkan P11 Diawal 2018 Mendatang

Huawei lanjutkan kerjasama dengan produsen kamera asal Jerman , Leica yang akan meluncurkan Huawei P11 yang diperkirakan akan diluncurkan pada awal tahun 2018 mendatang.

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 15:30 WIB

2018, Serangkaian Event Olahraga dan Agenda Pariwisata Bakal Hadir Meriahkan Batam

Selain meningkatkan pariwisata di Kepulauan Riau, Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki beberapa agenda untuk meningkatkan ekonomi terutama dari bidang pariwisata.

ICAEW Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Pesat Sebesar 5,3 Persen di 2018

Senin, 18 Desember 2017 - 15:14 WIB

ICAEW Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Pesat Sebesar 5,3 Persen di 2018

Lapora terbaru Economic Insight: South-East Asia mengungkapkan, prospek perkembangan Indonesia tertahan oleh belanja konsumen yang lesu. Namun, pertumbuhan masih diperkirakan akan naik hingga…

Gedung Bank Indonesia

Senin, 18 Desember 2017 - 15:00 WIB

BI Siap Beri Sangsi Perusahaan Pembayaran Tak Berijin

Bank Indonesia (BI) berkomitmen menjaga perlindungan konsumen dan sekaligus keberlangsungan usaha pada pelaku jasa sistem pembayaran.

Go-Jek (ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 14:30 WIB

Bank Indonesia Proses Ijin Akuisisi Gojek

Bank Indonesia (BI) sedang memproses perijinan akuisisi Gojek terhadap dua perusahaan calon jasa sistem pembayaran. Meskipum Gojek bukan pelaku jasa sistem pembayaran tetap harus ijin ke BI.…