Keberadaan UU Penjaminan Agar UMKM Maju

Oleh : Wiyanto | Jumat, 17 November 2017 - 21:34 WIB

Diskusi Jamkrindo
Diskusi Jamkrindo

INDUSTRY.co.id -Jakarta- Keberadaan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjamiman menjadi jembatan bagi Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terhadap Usaha Menengah Kecil dan Mikro atau UMKM dan pihak perbankan. Sehingga pihak UMKM dapat mengakses pembiayaan atau kredit untuk modal kerja atau investasi bagi UMKM agar bisa sustainable dan maju.

Hal ini dikemukakan Kepala Divisi Hukum Dan Kepatuhan Perum Jamkrindo, M. Natsir Rahmadi dalam Diskusi Publik Sosialisasi Undang-undang Penjaminan dengan tema “Meningkatkan Ekonomi Rakyat Melalui Penjaminan” yang diselenggarakan Kaukus Muda Indonesia (KMI) bekerjasama dengan Perum Jamkrindo di Gedung Dewan Pers Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Lahirnya UU Penjaminan, menurut Natsir tentunya hal yang perlu disyukuri, karena sudah puluhan tahun perseroan beroperasi sebagai perusahaan penjaminan, belum terdapat aturan hukum yang selevel dengan aturan yag digunakan oleh lembaga keuangan yang lain.

Apabila kondisi ini terus dibiarkan dikhawatirkan akan menempatkan Jamkrindo dan indutri penjaminan pada posisi yang lemah.

“UU Penjaminan menjadi payung hukum UMKM yang selama ini kesulitan mendapat akses kredit baik yang bersumber dari Perbankan maupun Non Perbankan. UU Penjaminan tentu juga semakin mendorong bisnis penjaminan Perum Jamkrindo,” katanya.

Natsir menambah, perusahaan penjaminan yaitu Jamkrindo dan Jamkrida. Dia menyebutkan ada 23 perusahaan penjaminan BUMN ada  Jamkrindo, Jamkrindo Syariah, swasta ada PKPI, dan 18 penjaminan kredit daerah (Jamkrida) itu dimiliki oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Tingkat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018