Gelar Munas 2017, IISIA Minta Semua Pihak Tingkatkan Penggunaan Baja Nasional

Oleh : Ridwan | Rabu, 15 November 2017 - 13:20 WIB

Ilustrasi Industri Baja
Ilustrasi Industri Baja

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Indonesian Iron and Steel Industry Associations (IISIA) hari ini (15/11/2017) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) tahun 2017 dengan tema "Revitalisasi Industri Baja Nasional Untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi Nasional".

Chairman IISIA, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan, acara Munas ini sangat penting dan strategis karena mempertemukan seluruh anggota IISIA yang merupakan produsen baja, industri pengguna, dan seluruh pemangku kepentingan industri baja nasional.

Berdasarkan data yang dirilis oleh South East Asia Iron & Steel Institute (SEAISI) hampir seluruh negara ASEAN-Six mencatatkan laju pertumbuhan konsumsi baja 2 digit pada tahun 2016.

"Khusus di Indonesia, konsumsi baja meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dari 11.47 juta ton (finished steel) di 2015 menjadi lebih dari 12.67 juta ton di tahun 2016 (finished steel) atau mencatat pertumbuhan sebesar 11%," ujar Mas Wigrantoro di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Ia menambahkan, dari indikator ini kita dapat melihat dengan jelas bahwa permintaan baja Indonesia yang terus tumbuh ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik. "Sektor-sektor pengguna baja yang terpenting adalah sektor konstruksi dan industri manufaktur," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, konsumsi baja perkapita kita saat ini masih sangat rendah yaitu 49 kg pada tahun 2016. "Hal ini tentu saja justru menjadi peluang bagi industri baja domestik untuk terus tumbuh dan berkembang mengingat peluang peningkatan kebutuhuan baja masih terbuka sangat lebar," ungkap Mas Wig.

Menurutnya, diperlukan upaya semua pihak untuk terus meningkatkan penggunaan baja. Kami melihat masa depan Indonesia yang gemilang dan kami percaya kami dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional dengan memasok baja untuk sektor konstruksi dan industri manufaktur.

"Hal ini di-indikasikan konsumsi baja nasional masih akan meningkat hingga mencapai 25 juta ton pada tahun 2025," terangnya.

IISIA sangat mendukung dan berterima kasih dengan adanya kebijakan Pemerintah yang mengutamakan penggunaan produk baja domestik dalam berbagai proyek infrastruktur dan energi.

Tentu kami berharap agar kita semua mengutamakan penggunaan produk nasional, bukan hanya baja tetapi juga produk pangan dan berbagai produk kebutuhan kita sehari-hari.

"Semoga Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan lebih mandiri dalam penggunaa produk anak bangsanya sehingga pada akhirnya rakyatnya dapat hidup lebih sejahtera," katanya.

Ia berharap semoga dengan Munas ini, komunikasi yang terjalin bermanfaat bagi kita semua. "Mari kita gelorakan terus semangat untuk mengembangkan industri baja nasional sebagai mother of industries, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, dan sinergi sebagai sesama anak bangsa," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur PT Jababeka, Tbk Sutedja Sidarta Darmono

Senin, 19 November 2018 - 14:45 WIB

Sutedja Sidarta Darmono Jadi Motor Transformasi Jababeka Ciptakan Kota Mandiri Berbasis Industri 4.0

Sutedja Sidarta Darmono, Direktur Jababeka Tbk yang merupakan sang anak pendiri Kawasan Industri seluas lebih dari 5.000 hektare (Ha) ini yang menjadi motor transformasi Jababeka dari pengembang…

Banun Harpini Kepala Balai Karantina Kementan

Senin, 19 November 2018 - 13:26 WIB

Masuki Era Industri 4.0, Kementan Kembangkan Layanan Digital Karantina

INDUSTRY.co.id -

Bogor Seiring peningkatan arus lalu lintas produk pertanian, karantina sebagai otoritas yang menjamin kelestarian dan kesehatan sumber daya hayati,…

Mentan Amran Sulaiman

Senin, 19 November 2018 - 13:21 WIB

Ini Intruksi Menteri Amran Usai Blusukan Dadakan di Polbangtan Bogor

INDUSTRY.co.id -

Suasana Ujian Tengah Semester (UTS) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang semula tenang di Senin (19/11) pagi mendadak berubah.…

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…