2018, Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Ekonomi Digital

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 14 November 2017 - 20:59 WIB

BI Fintech (ist)
BI Fintech (ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Besarnya pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta jiwa, dan sebanyak 40 persennya atau 106 juta jiwa diantaranya pengguna media sosial akan berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2018.

"Ekonomi digital diperkirakan terus menjadi salah satu fokus pemerintah Indonesia ke depan," kata ekonom UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja, kepada awak media, Selasa (14/11/2017)

Indonesia tercatat memiliki populasi lebih dari 300 juta jiwa dengan 51 persen atau 132,7 juta orang di antaranya pengguna Internet. Sebanyak 40 persen atau 106 juta orang di antaranya pengguna media sosial.

Sedangkan sisanya, 35 persen atau 92 juta orang, adalah pengguna handphone aktif. Dengan begitu, Enrico menyebut Indonesia memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Asosiasi E-Commerce Indonesia mencatat ada 24,74 juta orang atau 9 persen dari total populasi Indonesia membeli produk secara online pada 2016. Pada 2017, nilai transaksi itu diperkirakan bakal melonjak sebesar 30 sampai 50 persen dari jumlah transaksi total sebesar US$ 5,6 juta pada 2016.

Pemerintah Indonesia memperkirakan kontribusi e-commerce terhadap produk domestik bruto (PDB) adalah sebesar 10 persen pada 2020 seiring dengan target memposisikan Indonesia sebagai pusat e-commerce di ASEAN. Hal ini terdapat di dalam roadmap paket kebijakan reformasi ekonomi XIV yang diluncurkan pada 10 November 2016.

UOB Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3 persen pada 2018. Pertumbuhan itu, kata Enrico, didukung fundamental ekonomi yang kuat.

Kekuatan fundamental ekonomi Indonesia didukung konsumsi swasta, pertumbuhan pembelanjaan investasi, serta peningkatan kinerja ekspor yang berkelanjutan, ujar dia

Enrico berujar, pada kuartal ketiga 2017, tercatat permintaan konsumsi swasta terus stabil di angka sekitar 5 persen year-on-year, sedangkan belanja investasi meningkat 7,1 persen dan ekspor meningkat kuat 17,3 persen.

Terus membaiknya pertumbuhan ekonomi global, perbaikan harga komoditas, serta berbagai program infrastruktur domestik diyakini akan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.