Badan Pengelola Kawasan Batam Sepakat Berbagi Tugas

Oleh : Wiyanto | Selasa, 14 November 2017 - 17:00 WIB

Lukita Dinasyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam (Foto Ist)
Lukita Dinasyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Upaya pemerintah dalam mengembalikan peran dan fungsi Kawasan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional terus digiatkan. Kali ini, langkah yang diambil adalah penataan kelembagaan, khususnya terhadap pihak-pihak yang  mengelola pelabuhan di pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura itu.

Dua instansi tersebut adalah Kementerian Perhubungan dengan Badan Pengelola Kawasan (BP) Batam melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB), yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, disaksikan Menteri Pendayagunaan  Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

Penandatanganan SKB tersebut, kedua pihak berkomitmen, menjalankan tugas dan fungsi masing-masing untuk memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.  Fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, sedangkan fungsi pengusahaan dilaksanakan oleh BP Batam. Adapun fungsi penyelenggara pelabuhan dilaksanakan secara bersama-sama oleh Kementerian Perhubungan dan BP Batam melalui pembagian tugas.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya menyambut baik upaya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, yang memprakarasi dan memfasilitasi penandatanganan SKB ini.

Menurutnya, upaya tersebut akan berdampak baik bagi pertumbuhan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. “Saya sudah menunggu hal seperti ini. Memang harus dibuat sebuah aturan pembagian tugas dan kewenangan agar tidak ada tumpang tindih. Dengan kejelasan tersebut, pengusaha yang ingin berinvestasi akan lebih mudah,” ujar kepada awak media usai penandatanganan SKB di Kementerian PANRB, Selasa (14/11).

Dikatakannya kota Batam merupakan kawasan strategis dengan potensi yang besar, sehingga pengelolaannya pun harus dilakukan dengan baik agar investasi bertumbuh. Dengan upaya yang dilakukan bersama tersebut, diharapkan Batam dapat lebih kompetitif. Budi juga menyampaikan akan terus bersinergi bersama stakeholder terkait, termasuk BP Batam untuk menyelenggarakan pelayanan yang lebih baik.

Sementara itu Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah menyampaikan, dengan penandatanganan SKB tersebut diharapkan banyak pelaku usaha yang datang ke Batam untuk berinvestasi. Diakui bahwa saat ini ekonomi di kota Batam tengah menurun akibat tidak adanya kepastian. Melalui upaya ini diharapkan menciptakan kepastian bagi para pengusaha. “Kami berharap ada pergerakan positif perekonomian di kota Batam, dan lalu lintas barang juga meningkat dengan adanya  pelayanan yang makin baik,” ujarnya.

Menurutnya, kepastian harus diberikan kepada para pelaku usaha, agar investasi dapat berkembang. Pihaknya mengaku bahwa saat ini infrastruktur telah tersedia, karenanya dia mengudang investor baik dalam maupun luar negeri yang ingin berinvestasi di Kota Batam,.

Melalui beberapa kali rapat koordinasi yang difasilitasi Kemenetrian PANRB, telah disepakati pembagian fungsi dalam penyelenggaraan pelabuhan di KPBPB Batam. Fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran oleh Kementerian Perhubungan, sedangkan fungsi pengusahaan dilaksanakan oleh BP Batam. Adapun fungsi penyelenggara pelabuhan dilaksanakan secara bersama-sama oleh Kementerian Perhubungan dan BP Batam melalui pembagian tugas.

Dalam hal format kelembagaan Penyelenggara Pelabuhan, Kementerian Perhubungan melakukan transformasi kelembagaan Kantor Pelabuhan Batam menjadi Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam. Sedangkan BP Batam melakukan transformasi kelembagaan Kantor Pelabuhan Laut Batam menjadi Badan Pengelola Pelabuhan Khusus Batam.

Selain itu, BP Batam dan Kementerian Perhubungan bekerja sama dalam hal pertukaran data dan informasi terkait keberangkatan dan kedatangan kapal dari dan menuju wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank BTN Dukung Penguatan Usaha Kecil Menengah (Foto Rizki Meirino)

Minggu, 19 November 2017 - 16:00 WIB

Masuk Daftar MSCI, Saham BBTN Bakal Banyak Peminat

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menilai masuknya saham perseroan ke dalam Morgan Stanley Capital International (MSCI) Global Standard Index merupakan kepercayaan yang harus dijaga dengan meningkatkan…

PT Pertamina Lubricants (Foto Ist)

Minggu, 19 November 2017 - 15:59 WIB

Pertamina Lubricants Meraih Platinum SNI Award 2017

Perseroan Terbatas Pertamina Lubricants berhasil meraih Platinum SNI Award 2017 untuk kategori Perusahaan Besar Barang Sektor Kimia dan Serba Aneka dari Badan Standardisasi Nasional.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Minggu, 19 November 2017 - 15:51 WIB

Produksi Migas MEDCO Naik

Produksi minyak dan gas bumi PT Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Natuna Ltd naik pada semester pertama 2017 dibanding periode sama tahun sebelumnya yang antara lain disebabkan adanya pengambilalihan…

Listrik Ilustrasi

Minggu, 19 November 2017 - 15:47 WIB

YLKI: Konsumsi Listrik Indonesia Masih Rendah

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumsi listrik Indonesia masih rendah sehingga penghapusan tarif listrik kelas daya terendah tidak tepat…

Teguh Santosa Ketua Umum SMSI (Foto Ist)

Minggu, 19 November 2017 - 15:33 WIB

PWI Fasilitasi UKW untuk Wartawan Perusahaan Media Siber Anggota SMSI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memberi kesempatan kepada wartawan yang bekerja di perusahaan media siber anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan…