Industri Properti di Jawa Timur Terus Meningkat Signifikan

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 November 2017 - 14:09 WIB

Ilustrasi Apartemen (Ilustrasi)
Ilustrasi Apartemen (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Direktur Eksekutif PT Intinland  Archied Noto Pradono melihat pasar properti di kota Surabaya dan beberapa kota/ kabupaten di Jawa Timur sangat potensial sehingga perusahaan akan terus mengoptimalkan pengembangan di kawasan ini agar memberikan kontribusi maskimal bagi pendapatan perusahaan.

"Hampir 26 persen pendapatan perusahaan dari Surabaya dan sekitarnya, untuk itu kami akan optimalkan proyek saat ini tengah progress konstruksi," kata Archied di Jakarta, Sabtu (11/11/2017)

Target pendapatan perseroan sebesar Rp2,3 triliun sudah terlampaui sejak September 2017 sekitar Rp3 triliun yang sebagian besar berasal kontribusi proyek hunian, perkantoran, ritel, hotel, dan kawasan industri di Jawa Timur, kata Arhcid.

Arhcid melihat Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia dan menjadi pusat perekonomian dan bisnis untuk kawasan Indonesia bagian timur, pasar properti Surabaya terus mengalami pertumbuhan secara positif, sejalan dengan pertumbuhan perekonomian dan infrastruktur daerah.

“Kami mendapatkan respon pasar yang baik terhadap proyek-proyek properti yang kami kembangkan. Sebagai pengembang, kami berusaha memenuhi kebutuhan properti konsumen," kata Archied.

Berdasarkan hasil perolehan pendapatan penjualan (marketing sales) perseroan periode sembilan bulan tahun ini, kontribusi pasar Surabaya mencapai Rp787 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 26 persen total perolehan marketing sales perseroan yang tercatat mencapai Rp3 triliun.

Arhcid mengakui tantangan pasar properti di Surabaya cukup berat di sepanjang tahun ini. Perseroan juga merasakan adanya tren penurunan daya beli segmen atas sehingga berpengaruh terhadap penjualan produk- produk di segmen superblok, seperti apartemen, komersial dan perkantoran.

Namun dia juga otimistis properti akan berangsur-angsur membaik. Permintaan lahan kawasan industri, misalnya, justru mengalami pertumbuhan tahun ini dengan angka penjualan dari proyek Ngoro Industrial Park di Mojokerto seluas 28 hektar dengan nilai sekitar Rp531 miliar.

Seiring upaya untuk terus menggarap potensi pasar properti di Surabaya, perseroan saat ini mengembangkan sejumlah proyek baru skala besar. Untuk segmen pengembangan mixed-us & high rise, contohnya, Intiland sedang menyelesaikan pembangunan kontruksi proyek Praxis dan Spazio Tower.

Berlokasi di pusat kawasan bisnis Surabaya, pengembangan Praxis sudah memasuki tahapan penyelesaian dengan target serah terima mulai semester II tahun 2018. Praxis merupakn pengembangan multi-fungsi terpadu yang menyediakan beragam fasilitas seperti apartemen, perkantoaran, hotel, dan komersial.

 

 


 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:52 WIB

TNI Bantu Bangun 3.000 Rumah Korban Gempa

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan TNI akan membangun 3.000 unit rumah bagi warga yang menjadi korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat serta gempa bumi dan…

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:37 WIB

Telkom Paparkan Strategi Indonesia Menuju Global Digital Hub di Indonesia Pavilion

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam memastikan pemerataan jaringan dan akses telekomunikasi sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi digital. Kehadiran Telkom secara…

Kepala BPOM Penny K. Lukito (Foto Ist)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:33 WIB

BPOM Komitmen Pembangunan Kesehatan Palestina

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny Lukito mengatakan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk membangun kapasitas Palestina salah satunya pada sektor kesehatan.

- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj (Foto Ist)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:24 WIB

PBNU Luncurkan NU Channel Tayangan Program Dakwah

Ormas Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan "NU Channel" yang menayangkan sejumlah program seperti dakwah, doa, kebudayaan, seni dan diskusi.

Manchester United (MU)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:20 WIB

Siapkan Dana Capai Rp 60 Triliun, Pangeran Saudi Ini Siap Beli Manchester United

Pangeran Muhammad bin Salman dikabarkan akan mengambil alih Manchester United dari keluarga Glazer senilai 4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp60 triliun.