Terkuak Faktor IDB Lepas Saham Bank Muamalat

Oleh : Wiyanto | Jumat, 10 November 2017 - 11:53 WIB

Bank Muamalat (Foto Ist)
Bank Muamalat (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pemegang saham Bank Muamalat masih dalam proses melepas saham senilai Rp4,5 triliun. Pelepasan digawangi PT Minna Padi. Direncanakan selesai akhir tahun ini.

Heru Kristiyana SH., MM. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan mengatakan, pelepasan saham tersebut akibat Islamic Development Bank (IDB) dilarang secara internal menambah modal karena sudah mentok batasan aturan.

"Sebenarnya Muamalatkan dimiliki oleh IDB, IDB kan mempunyai keterbatasan artinya aturan  internal dia kan enggak boleh lebih dari 30 persen. Kalau sudah dibatasikan artinya tidak boleh nyetor modal lagikan. Nah kalau mereka ingin mengembangkan banknya lebih gede lagi tentunya akan mengundang investor yang lebih besar untuk  berkembang lebih baik," ujar dia di Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Jadi, menurut Heru, pelepasan saham tersebut bukan berarti IDB tidak menginginkan Bank Muamalat lagi.

"Kan itu tujuannya. Ada keterbatasan mereka untuk menyetor modal karena aturan internalnya sendiri," katanya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018