Presiden Korsel Ingin Lebih Bersahabat dengan Indonesia

Oleh : Herry Barus | Kamis, 09 November 2017 - 16:05 WIB

Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in (Foto Ist)
Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengaku ingin membangun kerja sama yang bersahabat dengan Indonesia.

Presiden Moon dalam acara Indonesia-Korea Business Roundtable di Jakarta, Kamis, mengatakan Negeri Ginseng bukanlah negara adidaya yang mementingkan kepentingan sendiri.

"Korea setara dengan Indonesia. Jadi kerja sama dengan ASEAN ini lebih ke arah membangun persahabatan. Kami berharap hal ini bisa diingat," ujarnya.

Presiden Moon menuturkan, baik Indonesia maupun Korea Selatan memiliki latar belakang sama yang pernah mengalami zaman kolonial, pemerintahan otoriter hingga akhirnya masuk dunia demokrasi.

"Kami lihat kesuksesan Indonesia meski kami kelihatannya lebih banyak, tapi kami hanya maju selangkah. Segera, Indonesia akan menjadi negara maju dibanding Korea," katanya.

Presiden Moon mengatakan hubungan kerja sama Indonesia dan Korea istimewa karena kedua negara memiliki perasaan yang sama. Orang Indonesia, sebut dia, menyukai "Korean Wave", sementara orang Korea menggemari masakan dan budaya Indonesia.

Wisatawan Indonesia yang ke Korea juga terus meningkat, begitu pula jumlah orang Korea yang tinggal di Tanah Air.

"Kami harap kunjungan wisata ini jadi basis yang baik bagi kerja sama kedua negara," katanya.

Kesamaan lain yang disebut Presiden Moon adalah mengenai filosofi kepemimpinan yang sama dengan Presiden Jokowi di mana rakyat menjadi pusatnya.

"Filosofi yang dianut Presiden Jokowi mirip dengan yang kami anut di Korea. Karena itu, sebagai pihak yang punya nilai yang sama, saya percaya kerja sama kedua negara akan berjalan dinamis dan menghasilkan buah yang luar biasa," katanya.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia 8-10 November 2017 dan akan diterima Presiden Jokowi di Istana Bogor, Kamis sore. Kunjungan kenegaraan itu akan membahas berbagai isu penting, mulai dari isu Korea Utara, kerja sama bilateral, bisnis, dan perdagangan.

Khusus pada acara forum bisnis, Presiden Moon bersama 16 pimpinan perusahaan Korea menggelar diskusi bisnis yang dikoordinasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI). (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono bersama Chief Representative Creed Group Indonesia Tatsuya Ichinomiya serta Direktur PT Jababeka Creed Residence Handoyo Lim saat acara product knowledge Kawana 2 Concierge Golf Apartment

Rabu, 21 November 2018 - 21:10 WIB

Kawana I Laris Manis, Jababeka Residence Luncurkan Apartemen Premium Kawana 2 Concierge Golf Apartemen

Setelah meraih sukses pada proyek Kawana Golf Residence, Jababeka bersama mitra asal Jepang Creed Group kembali melanjutkan kerja sama pengembangan proyek apartemen premium, Kawana 2 Concierge…

Taspen Gandeng BRI persiapkan Road To Second Career bagi ASN dan Pensiunan

Rabu, 21 November 2018 - 21:00 WIB

Taspen Gandeng BRI persiapkan Road To Second Career bagi ASN dan Pensiunan

PT. Taspen (Persero) menggandeng PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam rangka sinergi BUMN menyelenggarakan acara Pra-Launching Kewirausahaan Pensiun Indonesia 2018 yang bertema Road…

Ilustrasi industri Fintech (sindonews.com)

Rabu, 21 November 2018 - 20:41 WIB

Fintech Berpeluang Atasi Inefisiensi di Indonesia

Teknologi finansial atau "financial technology" (Fintech) dinilai sangat berpeluang untuk bisa membantu mengatasi inefisiensi di segala bidang di Indonesia.

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Rabu, 21 November 2018 - 20:33 WIB

Presiden Jokowi Minta Menterinya Terus Perbaiki Bidang Investasi

Presiden Joko Widodo meminta para menterinya terus melakukan perbaikan di bidang investasi sehingga Indonesia lebih kompetitif.

Bank Pembangunan Asia/ADB (Foto ist)

Rabu, 21 November 2018 - 20:22 WIB

ADB: Pasar Obligasi Indonesia Tumbuh Cepat Triwulan III-2018

Laporan Bank Pembangunan Asia (ADB) terbaru menyatakan pertumbuhan pasar obligasi Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di kawasan Asia dalam periode triwulan III-2018.