Perum Jamkrindo Raih BUMN Performance Excellence Award 2017

Oleh : Wiyanto | Selasa, 07 November 2017 - 17:38 WIB

Ketua Dewan Pembina Kementerian BUMN Wahyu Hidayat kanan dan Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Jamkrindo Alia Nur Fitri
Ketua Dewan Pembina Kementerian BUMN Wahyu Hidayat kanan dan Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Jamkrindo Alia Nur Fitri

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perum Jamkrindo meraih penghargaan BUMN Performance Excellence Award 2017 atas kinerja BUMN dalam menetapkan sistem pengelolaan dan pengendalian kinerja BUMN berbasis kinerja unggul.Penghargaan ini, merupakan penghargaan yang menilai pencapaian kinerja bisnis perusahaan, yang berbasis pada Performance Excellence System untuk mencapai core value di BUMN, yaitu Integrity, Strong National Leadership dan Global Mindset, untuk menuju perusahaan kelas dunia.

Penghargaan yang diberikan Kementerian BUMN melalui Forum Ekselen BUMN ini diserahkan oleh Ketua Dewan Pembina Kementerian BUMN Wahyu Hidayat kepada Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan - Alia Nur Fitri di  Jakarta, Senin (6/11). Penganugerahan ini atas penilaian kinerja BUMN berbasis Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU)  dalam rangka meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuju persaingan global.

Ditempat terpisah, Plt. Direktur Utama Perum Jamkrindo I. Rusdonobanu mengatakan, Perum Jamkrindo berkomitmen meningkatkan kinerja dalam pengelolaan perusahaan untuk memberi manfaat yang besar kepada stakeholder dan masyarakat luas khususnya untuk memberikan pelayanan penjaminan kepada UMKMK. "Kami bersyukur Perum Jamkrindo saat ini, sudah masuk ke jajaran top 33 BUMN yang memiliki kriteria Good Performance, namun award ini tidak membuat kami puas, tetapi justru menjadi motivasi untuk berkinerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan bagi UMKMK, ” kata I. Rusdonobanu.

Dalam meningkatkan daya saing BUMN menuju persaingan global, Kementerian BUMN terus melakukan pembenahan dengan menerapkan sistem pengelolaan dan pengendalian kinerja BUMN berbasis kinerja unggul. Sistem yang dikenal dengan nama Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) tersebut telah diterapkan oleh 109 BUMN, di antaranya PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang pada periode penilaian 2016 memperoleh kenaikan peringkat menjadi perusahaan dengan predikat Good Performance. Perum Jamkrindo  masuk dalam 33  BUMN yang memiliki kinerja yang baik (Good Performance).

KPKU merupakan referensi dalam pengelolaan BUMN menuju pencapaian kinerja unggul, di samping juga sebagai alat melakukan self assessment dan pemberian feedback kepada masing-masing perusahaan milik Negara. Dalam penilaiannya fokus kepada tujuh kriteria yaitu Kepemimpinan, Perencanaan Strategis, Fokus pada Pelanggan, Pengukuran, Analisis dan Manajemen Pengetahuan, Fokus pada Tenaga Kerja, Fokus pada Operasi dan Kriteria Hasil dengan total nilai yang bisa dicapai yaitu 1000.

Berdiri sejak 1 Juli 1970, saat ini Perum Jamkrindo semakin tumbuh dan berkembang menjadi lokomotif industri penjaminan di Indonesia. Melalui 9 kantor wilayah, 56 kantor cabang, dan 16 kantor unit pelayanan (KUP), Perum Jamkrindo menunjukkan komitmen yang kuat untuk membantu UMKM dan Koperasi (UMKMK) di seluruh pelosok Indonesia untuk melakukan penjaminan atas risiko kegagalan finansial para pengusaha UMKMK. Beberapa produk penjaminan kredit Perum Jamkrindo antara lain Penjaminan Surety Bond, Penjaminan Bank Garansi, Penjaminan Kredit Mikro, Penjaminan Kredit Multiguna, Penjaminan KPR Bersubsidi (FLPP), Penjaminan KPR Non Subsidi, Penjaminan Kredit kendaraan Bermotor, Penjaminan Kredit Kelautan dan Perikanan, dan Penjaminan Kredit Produktif.

Selain terus mengembangkan produk penjaminan atas kredit yang disalurkan melalui Surety Bond dan Payment Bond Perum Jamkrindo menjadi satu-satunya Perusahaan Penjaminan Nasional yang ditunjuk untuk menjamin KUR yang bertujuan untuk mengembangkan UMKM serta Koperasi, juga sebagai Lembaga Penjaminan Sistem Resi Gudang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…