Rini: Tolong Harga Semen Jangan Maha-mahal

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 30 Desember 2016 - 06:13 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno
Menteri BUMN Rini Soemarno

INDUSTRY.co.id - Dalam mengenjot program 1 juta unit rumah per tahun, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta kepada manajemen PT Semen Indonesia membuat harga semen yang lebih terjangkau oleh masyarakat.

“Membangun rumah salah satu komponennya yaitu pakai semen, jadi tolong harganya jangan mahal-mahal,” kata Rini menyaksikan penandatangan sinergi Bank BTN dengan Tujuh BUMN, di kantornya, Kamis (29/12/2016).

Perusahaan-perusahaan milik negara memang dituntut untuk mencetak keuntungan setiap tahunnya guna memberikan kontribusi kepada negara, melalui dividen dan pajak.

“Tapi jangan lupa juga, BUMN milik rakyat jadi perlu mengurangi beban rakyat lewat program-program BUMN yang menyeluruh,” kata Rini.

‎Rini berujar, meminta seluruh perusahaan milik negara tidak hanya membuat program-program untuk masyarakat saja, tetapi juga kepada karyawannya. Seperti, memberikan kemudahan dalam kepemilikan rumah.

“BUMN memberikan program kemudahan ke rakyat, tapi saya ingatkan kadang kita lupa saham keluarga sendiri (karyawan), jadi kalau bantu orang luar, jangan lupa bantu keluarga kita,” tuturnya.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto Ist)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:45 WIB

Ini Janji BI Dampingi UMKM ke Pasar Global

Bank Indonesia menerapkan tiga langkah pendekatan untuk mendorong akses UMKM ke pasar global.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:33 WIB

DPR: Kelompok Cyber Narcoterrorism Gunakan Sosmed Pasarkan Narkoba

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan waswas terhadap kemunculan kelompok "cyber narcoterrorism" yang memanfaatkan dunia maya sebagai media untuk memasarkan narkoba.

Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas (Foto Abe)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:28 WIB

Kebijakan Trump Bisa Untungkan Obligasi Dalam Negeri

Kembalinya sentimen negatif dapat memberikan imbas negatif juga pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri dimana pelaku pasar diperkirakan akan kembali melakukan aksi jualnya.

Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:25 WIB

Rupiah Berpeluang Melemah Meski Suku Bunga BI Bertahap

Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.475-14.462. Adanya rilis Bank Indonesia yang mempertahankan level suku bunganya meski positif untuk kondisi makroekonomi.

IFRA 2018 Resmi Dibuka yang berlangsung 20 hingga 22 Juli 2018 di JCC Senayan

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:21 WIB

Pameran Waralaba 2018 Ditargetkan Raih Transaksi Rp 200 Miliar

Ajang pameran waralaba atau Interntational Franchise, License &Business; Concept Expo & Conference 2018 resmi dibuka hari ini Jumat (20/7).