Tingkatkan Kapasitas Produksi di Dua Pabrik, Pan Brothers Siapkan Belanja Modal Senilai US$13 Juta

Oleh : Hariyanto | Senin, 30 Oktober 2017 - 14:25 WIB

Produksi Tekstil (Ilustrasi)
Produksi Tekstil (Ilustrasi)

INDUSTRY co.id -Jakarta - Untuk meningkatkan kapasitas produksi pada dua pabrik di Tasikmalaya dan Sragen, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menyiapkan belanja modal senilai US$13 juta.

"Belanja modal tersebut tertuju untuk pengembangan pabrik entitas anak, PT di Teodore Pan Garmindo Tasikmalaya, dalam dua tahap masing-masing senilai US$5 juta. Sementara, sisanya senilai US$3 juta ditujukan untuk pengembangan pabrik garmen milik perseroan di Sragen," kata Wakil Direktur Utama Pan Brothers, Anne Patricia Sutanto di Jakarta, Senin (30/10/2017). 

Anne menargetkan, ekspansi tersebut rampung pada pertengahan tahun 2018 mendatang. "Ekspansi dua pabrik itu masing-masing menambahkan 15 lini produksi. Targetnya kapasitas terpasang meningkat 11 juta pieces per tahun dan dapat menyerap 4.000 tenaga kerja," ungkapnya.

Anne menjelaskan, saat ini perseroan tengah mengajukan permohonan insentif tax allowance lantaran pabrik ini menyerap ribuan tenaga kerja.

"Lini produksi tambahan tersebut nantinya memproduksi bahan baku synthetic woven dan cotton lifestyle untuk diolah menjadi produk garmen. Penambahan kapasitas merupakan salah satu strategi perseroan untuk mendongkrak angka penjualan pada tahun depan," ujar Anne.

Pada 2018, Pan Brothers tetap menargetkan pertumbuhan penjualan pada level di kisaran dua digit. Penjualan perseroan secara konsolidasi pada kuartal ketiga tahun ini masih mengalami kenaikan sebesar 8% hingga 10%.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.