BPJS Ketenagakerjaan Tinjau Korban Pabrik Petasan Sekaligus Serahkan Santunan

Oleh : Wiyanto | Senin, 30 Oktober 2017 - 13:12 WIB

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat menyerahan santunan (paling kanan) (Foto;Anto/Industry.co.id).
Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat menyerahan santunan (paling kanan) (Foto;Anto/Industry.co.id).

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Musibah kebakaran yang terjadi di PT Panca Buana, yang merupakan pabrik pembuatan kembang api di Komplek Pergudangan Kosambi, Kab. Tangerang, Kamis(26/10), telah menimbulkan sedikitnya 47 korban jiwa, dan jumlah ini masih ada kemungkinan bertambah karena diketahui masih ada beberap pekerja yang belum ditemukan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa PT Panca Buana dan para pekerjanya. "Kami mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan dapat ikhlas dan diberi ketabahan".

Agus juga memberi keterangan bahwa pihaknya terus menghimpun informasi yang dibutuhkan untuk segera memberikan pelayanan yang optimal kepada para pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi korban pada musibah ini.

Senada dengan Agus, Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, juga berbelasungkawa atas musibah yang menimpa para pekerja PT Panca Buana. "Hari ini kami berencana akan menyerahkan santunan meninggal dunia karena kecelakaan kerja bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus jg memberikan bantuan uang duka kepada keluarga pekerja yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaaan", jelas Hanif.

Agus menambahkan, khusus bagi pekerja yang belum terlindungi, kami berikan kepada ahli waris bantuan uang duka berupa tabungan modal usaha senilai 3 juta rupiah. "Semoga dana ini dapat dimanfaatkan untuk menata hidup ke depannya bagi keluarga yang ditinggalkan", ungkap Agus.

Dari hasil penelusuran BPJS Ketenagakerjaan, terdapat 27 Orang pekerja PT Panca Buana yang terdaftar pada program BPJS Ketenagakerjaan, dimana 3 Orang diantaranya sudah teridentifikasi meninggal dunia pada musibah tersebut atas nama : Naya Sunarya, Slamet Rahmat dan Iyus Hermawan.

Sementara peserta yang teridentifikasi mengalami luka bakar atas nama Asep Mulyana, saat ini telah dirawat di Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) Ciputra Hospital Cengkareng, dengan pendampingan dari BPJS Ketenagakerjaan sampai pegawai dimaksud sembuh total dan dapat bekerja kembali.

BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48x upah terlapor kepada ahli waris korban meninggal. Sementara bagi korban yang dirawat, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung semua biaya perawatan sesuai kebutuhan medis dan juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100% upah selama 6 bulan pertama kepada korban yang masih dalam proses perawatan sebagai pengganti hilangnya penghasilan dalam kondisi tidak dapat bekerja.

Agus juga memastikan selama pekerja Pabrik tersebut terdaftar, mereka akan mendapatkan haknya sebagai peserta dan akan diproses sesegera mungkin.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Endro Sucahyono mengatakan, “berdasarkan tinjauan kami, PT Panca Buana terindikasi menggunakan banyak tenaga buruh harian lepas (BHL) musiman, sehingga data jumlah pekerja tidak sesuai dengan jumlah peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Bisa saja pekerja BHL ini bersifat musiman menjelang momen pergantian tahun untuk mengejar produksi yang merupakan momen penjualan tertinggi untuk petasan”.

Agus kembali mengimbau kepada semua pekerja untuk memastikan dirinya sudah terlindungi pada program BPJS Ketenagakerjaan. "Musibah ini membuka mata kita, masih banyak pekerja yang belum mendapatkan haknya untuk dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Semoga hal ini tidak terulang lagi di masa mendatang”.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama BRI Suprajarto (Foto ist)

Sabtu, 17 November 2018 - 20:00 WIB

Sinergi BRI Dengan Portal Lelang Indonesia (DJKN) Akselerasi Pelaksanaan Lelang Agunan

Memperingati Hari Kekayaan Negara Ke-12, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menggandeng PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk beserta Bank BUMN Lainnya melakukan penandatanganan Perjanjian…

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Sabtu, 17 November 2018 - 18:59 WIB

OJK Remikan Badan Usaha Milik Desa Center Maju Sejahtera Desa Wonorejo

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso meresmikan BUM-desa Center Maju Sejahtera Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo sebagai yang ketiga setelah sebelumnya…

Grundfos Pompa Indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 17 November 2018 - 17:23 WIB

Volume Penjualan Pompa Grundfos Dari Berbagai Segmen Capai 85.000 Unit

Sales Director PT Grundfos Pompa Indonesia, Junaedis Sijabat mengatakan, secara periodik pada tahun politik penjualan pompa memang cenderung menurun, karena banyak proyek yang tertunda dan mengakibatkan…

Produk Pompa Grundfos (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 17 November 2018 - 16:45 WIB

Penjualan Pompa PT Grundfos Pompa Indonesia Alami Pertumbuhan yang Signifikan Sepanjang Tahun 2018

PT Grundfos Pompa Indonesia mencatatkan penjualan pompa mengalami pertumbuhan rata-rata dua digit untuk semua jenis produknya di sepanjang tahun ini. Tahun ini, Grunfos menargetkan penjualan…

DPP Real Estat Indonesia (DPP REI) dan Bank Mandiri hari ini secara resmi membuka pameran properti, REI Mandiri Property Expo 2018, di Jakarta Convention Center (JCC).

Sabtu, 17 November 2018 - 16:40 WIB

REI Mandiri Expo 2018 Dorong Generasi Milenial Miliki Rumah

DPP Real Estat Indonesia (DPP REI) dan Bank Mandiri hari ini secara resmi membuka pameran properti, REI Mandiri Property Expo 2018, di Jakarta Convention Center (JCC).