Energi Baru dan Terbarukan Memiliki Potensi Melimpah, Harus Dikembangkan

Oleh : Herry Barus | Senin, 30 Oktober 2017 - 06:29 WIB

Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)
Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Mantan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengharapkan pemerintah lebih mengembangkan lagi sumber daya energi baru dan terbarukan (EBT) yang memiliki potensi melimpah.

"Hidup di negara yang beriklim tropis dengan energi matahari yang cukup berlimpah dapat dimanfaatkan untuk pengembangan energi terbarukan, begitu juga dengan mengedepankan energi dari tenaga angin dan energi biodesel," katanya saat menjadi pembicara kunci dalam seminar yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti di Jakarta, Sabtu (28/10/2017) seperti disampaikan dalam rilis di Jakarta, Minggu (29/10/2017)

Dalam seminar dengan tema "Optimalisasi Pengelolaan Energi Fosil dan Nonfosil di Indonesia" itu Purnomo menegaskan pentingnya pemanfataan EBT di Tanah Air.

Menteri ESDM periode 2000-2009 tersebut mengidentifikasi energi fosil, nonfosil, dan EBT dengan menggunakan analisa "strength, weakness, opportunities, and threat" (SWOT) yang bermanfaat dalam merumuskan strategi kebijakan energi di Indonesia.

Di sisi lain, Purnomo juga mengatakan hingga saat ini masyarakat masih belum bisa menerima keberadaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), yang juga merupakan sumber EBT.

"Selalu terjadi perdebatan pada nuklir karena menyangkut keamanan. Orang bilang, 'aku mau nuklir, tapi aku tidak mau dibangun di pekarangan rumahku'," katanya.

Menurut dia, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, PLTN merupakan alternatif terakhir dari sumber energi dengan mengedepankan terlebih dahulu pemanfaatan energi terbarukan lainnya. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:32 WIB

OJK Optimis Pertumbuhan Kredit 12 Persen di 2018

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang ditetapkan Pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk…

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:00 WIB

Kredit Perbankan Tumbuh 8,3 Persen Sepanjang 2017

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik.

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner (Foto Anto)

Kamis, 18 Januari 2018 - 21:17 WIB

Ini Komitmen OJK Jaga Stabilitas Keuangan

Jakarta-OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:45 WIB

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace Dorong Perkembangan Industri Fintech

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) meresmikan kemitraannya dengan UnionSpace untuk mendorong perkembangan industri teknologi finansial (tekfin) melalui penyediaan Fintech Space, yang merupakan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25 WIB

Menperin: Indonesia Termasuk Pemain Industri Manufaktur Sarana Kereta Api Terbesar di Asia Tenggara

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia saat ini termasuk salah satu pemain industri manufaktur sarana kereta api terbesar di Asia Tenggara. Produk industri kereta api…