Digandeng Sidomuncul, Rossa Buka Bisnis Karaoke di Semarang

Oleh : Irvan AF | Kamis, 29 Desember 2016 - 14:10 WIB

Rossa, Artis / Penyanyi Indonesia (instagram.com/itsrossa910)
Rossa, Artis / Penyanyi Indonesia (instagram.com/itsrossa910)

INDUSTRY.co.id, Semarang - Keluarga besar pemilik pabrikan jamu Sidomuncul menggandeng penyanyi Rossa untuk bekerjasama membuka bisnis karaoke keluarga berjuluk "Diva Karaoke" di Semarang.

"Diva Karaoke Semarang ini merupakan cabang yang ke-46. Pertama kalinya di Jawa Tengah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Rossa, usai peresmian "Diva Karaoke", di Semarang, Rabu (28/12/2016) malam.

Diva Karaoke Semarang bertempat di Hotel Chanti di Jalan Gajahmada Nomor 40, Semarang, hotel berbintang empat milik keluarga besar Sidomuncul yang pada saat yang sama juga diresmikan.

Pemilik nama lengkap Sri Rossa Roslaina Handiyani itu mengaku sudah beberapa kali bertemu Irwan Hidayat, generasi ketiga Sidomuncul, namun hanya sebatas berkenalan dan mengobrol.

"Tahun lalu, kebetulan saya nyanyi di Hotel Tentrem Yogyakarta, kemudian bertemu dengan Pak Irwan, Pak David (adik Irwan, red). Pak David kemudian menawari saya membuka karaoke," katanya.

Perempuan kelahiran Sumedang, 9 Oktober 1978 itu langsung menyanggupi tawaran berbisnis karaoke keluarga karena mengetahui keluarga besar Sidomuncul selalu mengutamakan kualitas.

"Saya yakin karena tahu beliau sekeluarga (keluarga Sidomuncul, red.) pasti mengutamakan kualitas. Sebenarnya, sudah ada yang mengajak (berbisnis, red.), namun belum 'sreg'," katanya.

Diakui Rossa, berbisnis itu ibarat berjodoh yang tidak bisa begitu mudah terjalin, tetapi terwujud ketika sudah merasa yakin meski Diva Karaoke memang baru pertama di Jateng dan DIY.

Saat ini, kata dia, Diva Karaoke yang merupakan bisnis yang dirintisnya sejak lima tahun lalu sedang bersiap-siap membuka enam cabang baru di berbagai provinsi yang tengah "on-progress".

Uniknya, seluruh ruangan karaoke di Diva Karaoke Semarang dinamai dengan tembang-tembang daerah, seperti "Bengawan Solo", "Suwe Ora Jamu", "Apuse", "Janger", dan "Gambang Semarang".

Sementara itu, David Hidayat mewakili keluarga Sidomuncul mengakui pengambilan judul lagu-lagu daerah yang terkenal di masing-masing provinsi sebagai wujud kecintaan terhadap kesenian lokal.

"Karena ruangannya cuma ada 18 unit, ya, kami hanya pilih 18 lagu daerah dari provinsi berbeda. Kalau ruangannya lebih banyak, seluruh lagu daerah di semua provinsi akan dipilih," katanya.

Untuk ruangan yang paling besar bernama 'Gambang Semarang' yang bisa menampung sampai 40 orang, lanjut David, sebab disesuaikan dengan keberadaannya atau lokasinya di Kota Semarang.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi borobudur-IST

Senin, 17 Desember 2018 - 09:05 WIB

Badan Otorita Borobudur Kembangkan Pariwisata Joglosemar

Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pengembangan kawasan Borobudur terus dilakukan Kementerian Pariwisata. Pengembangan juga dilakukan di daerah penunjang, Jogja-Solo-Semarang…

Mochtar Riady pendiri Lippo Group (Foto Industry.co.id)

Senin, 17 Desember 2018 - 09:00 WIB

Rahasia Sukses Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady

Pengusaha yang juga pendiri Lippo Group, Mochtar Riady kembali menjelaskan strategi Sun Tzu atau seni perang yang menjadi latar belakang keberhasilan mengembangkan bisnisnya sampai saat ini.…

Direktur Independen PT Metro Realty Tbk, Sukardi, (kanan) bersama Direktur, Arif Tamin, (kiri) (Foto Abe)

Senin, 17 Desember 2018 - 08:16 WIB

Hingga Akhir 2018, Pendapatan Metro Realty Diharapkan Mencapai Rp27 Miliar

Pendapatan PT Metro Realty Tbk (MTSM), salah satu emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berbisnis di sektor properti, khususnya gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, ditargetkan mencapai…

Ilustrasi pabrik mobil (Foto Ist)

Senin, 17 Desember 2018 - 08:00 WIB

Peluang Masih Terbuka Bagi Pengusaha Korea Beriinvestasi

Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengundang kalangan pengusaha Korea Selatan lebih aktif berinvestasi di Indonesia, karena tersedia banyak peluang.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Senin, 17 Desember 2018 - 07:31 WIB

Tol Palembang-Lampung Juni 2019 Bisa Dilalui

Tol Trans Sumatera ruas Palembang-Lampung diperkirakan akan terhubung pada Juni 2019 sehingga dapat memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan antarprovinsi tersebut.