Industri Ritel Raksasa Mulai Berguguran, Lotus Mulai Tutup Gerainya

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 24 Oktober 2017 - 12:24 WIB

Lotus Departement Store (Foto: Ist)
Lotus Departement Store (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) selaku pemilik Lotus Departement Store berencana menutup tiga gerainya pada akhir bulan ini. Tiga gerai tersebut berlokasi di daerah Thamrin Jakarta Pusat, Bekasi dan dan Cibubur. Kabar itu dibenarkan oleh PT Mitra Adi Perkasa (MAP) Tbk. Sekretaris Perusahaan MAP, Fetty Kwartati, mengatakan perusahaannya telah melakukan restrukturisasi di divisi departement store. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja divisi tersebut.

''Company sedang melakukan restructuring divisi department store untuk meningkatkan overall kinerja department store,'' kata Fetty ketika kepada awak media, di Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Beredar kabar bahwa penjualan di sana turun. Tak hanya itu, mal tersebut sepi pengunjung. Ketika ditanya kebenaran informasi itu, Fetty tak menjawab.

Selain Lotus, ada juga ritel-ritel yang bisnisnya `tutup warung` alias berguguran karena bisnis ritel yang tertekan, salah satunya adalah lesunya penjualan.

Yang pertama adalah Ramayana. Ada kabar yang menyebutkan PT Ramayana Lestari Sentosa menutup delapan gerainya di seluruh Indonesia, termasuk di Surabaya dan Pontianak.

Sekretaris Perusahaan Ramayana, Setyadi Surya, penutupan gerai ini tak berarti operasi Ramayana setop. Perusahaan tersebut hanya mengubah format gerai yang semula supermarket menjadi department store.

Setyadi mengatakan pihaknya telah melakukan konsolidasi dan kajian untuk bisnis supermarket. Persaingan di bisnis ritel sudah sangat keras dengan banyaknya kompetitor yang turut mengubah gerainya.

''Kompetitor juga mengubah bisnisnya untuk bersaing di bisnis ritel,'' kata dia.

Yang kedua adalah Matahari. PT Matahari Department Store Tbk menutup dua tokonya, satu di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai.

Sejak diumumkan akan ditutup pada pertengahan September 2017, pelanggan langsung menyerbu dua toko tersebut. Hal ini disebabkan dua toko Matahari itu mengadakan diskon, termasuk untuk produk sepatu dan fesyen. Barang-barang yang dijual di sana didiskon 20-75 persen.

Merchandising and Store Operation Director Matahari, Christian Kurnia, mengklaim tak ada lagi penutupan gerai Matahari. Yang ada, mereka akan membuka delapan toko di Pulau Jawa.

''Rencananya buka enam sampai delapan toko. Lokasinya ada di luar kota, termasuk Malang,'' kata Christian.

Selanjutnya ada Seven Eleven (7even/Sevel). Penutupan ritel yang satu ini memang sempat menghebohkan publik. Semua ritel Sevel di Indonesia tutup. PT Modern Sevel Indonesia menutup semua gerai convience store Sevel pada 30 Juni 2017. Ada 133 gerai Sevel yang berhenti beroperasi.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N. Mandey, mengatakan bahwa tutupnya ritel disebabkan oleh beragam faktor seperti besarnya biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh Sevel dan regulasi pemerintah yang tak mendukung bisnis Sevel

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rapat Panitia HPN 2018. (Dok. Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:50 WIB

HPN 2018 Bersama Artha Graha Gelar Bakti Sosial Di Mentawai

Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2018 terus mematangkan persiapan pelaksanaan acara tahunan yang kali ini akan berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:30 WIB

Kemenperin: Aturan Pengecualian Impor Mainan Cegah Masuknya Barang Impor Tak Bermutu

Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional telah menyepakati tentang ketentuan pengecualian yang diberikan…

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:16 WIB

Helios - Microsoft Bidik UKM dan Startup Berbasis Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusiinfrastruktur TI dananakusahaCTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.…

Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik Berkunjung ke Tampak Siring Ubud, Bali (Foto: Riziki Meirino/Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

Peryaan Imlek 2018, Bali Tetap Jadi Destinasi Wistawan Asal China

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 15 hingga 22 Februari 2018, tentunya masyarakat Tionghoa mulai berlibur dan Pulau Bali yang maenjadi salah satu tujuan wisata asal China.

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

Barata Indonesia Segera Bangun PLTM di Tapanuli Sumut

Perseroan terbatas Barata Indonesia akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Batang Toru 3 (2x5) MW di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai solusi pengembangan…