Indonesia-China Inisiasi Konsep Baru Pemasaran Pariwisata

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 20 Oktober 2017 - 09:43 WIB

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, I Gde Pitana (Foto Dije/INDUSTRY.co.id)
Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, I Gde Pitana (Foto Dije/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Indonesia dan China menginisiasi pengembangan konsep baru pemasaran bagi produk wisata ke seluruh kawasan ASEAN dan Asia yang digelar di Jiangshu Sheng, China, pada 17-18 Oktober 2017.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana di Jakarta, Kamis (19/10/2017)  mengatakan pengembangan konsep baru tersebut dilakukan dalam bentuk seminar yang melibatkan Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (Hildiktipari) dengan Wuxi Institute Of Technology, China.

"Melalui kegiatan ini juga sekaligus dilakukan promosi pariwisata Wonderful Indonesia kepada para akademisi yang hadir dari berbagai negara," katanya.

Melalui seminar internasional keempat yang diinisiasi Hildikpari tersebut dibahas berbagai pengembangan konsep baru pemasaran pariwisata dalam format konferensi yang mengambil tema "Menuju pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan".

"Pada kegiatan ini diharapkan para peserta konferensi dapat belajar lebih banyak mengenai pariwisata dan perhotelan di China," katanya.

Kesempatan ini, kata dia, sekaligus menjadi upaya untuk mengembangkan kerja sama antara perguruan tinggi pariwisata di Indonesia dan China.

Adapun kerja sama yang dilakukan meliputi penelitian bersama, publikasi, pertukaran pelajar dan dosen, kursus singkat, dan program "double degree".

Pitana juga mengharapkan terjalin hubungan yang harmonis kedua negara dalam upaya meningkatkan kualitas pariwisata dan perhotelan di masing-masing negara.

“Bagi pendidikan tinggi pariwisata, kegiatan ini juga memiliki fungsi yang strategis guna mempromosikan lembaga pendidikan tinggi pariwisata kepada masyarakat akademis di mancanegara sehingga diharapkan dapat menarik minat mereka untuk mengikuti pendidikan di Indonesia khususnya pariwisata,” pungkasnya. (Ant)
 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kingston Partner Gathering, Kamis (21/3/2019)

Jumat, 22 Maret 2019 - 23:00 WIB

Perkuat Pasar, Kingston Miliki Puluhan Mitra Reseller di Indonesia

Kingston Technology, salah satu pemimpin dunia dalam solusi produk dan teknologi penyimpanan memori, secara bersama-sama dengan para mitra penjualan mengumumkan program mitra resmi di Indonesia.

Suasana diskusi yang bertajuk “Kasus Privatisasi JICT Jilid II (2015-2039), Kemana Pemerintah dan KPK” yang digelar Serikat Pekerja (SP) JICT di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta, Kamis (21/03/2019) petang.

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:49 WIB

Pakar Hukum UGM: Perpanjangan Kontrak Pelindo II dan Hutchison Ports Tetap Sah

Oce Madril, pakar Tindak Pidana Korupsi Universitas Gajah Mada (UGM), menilai perjanjian perpanjangan kontrak PT Jakarta International Container Terminal (JICT) antara PT Pelindo II dan Hutchison…

Tommy Soeharto Ketum Partai Berkarya (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:00 WIB

Tommy Soeharto: Kami Hadir Memberi Bukti, Bukan Janji

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto mengatakan partainya berkomitmen memberi solusi dan bukti, bukan janji, untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Jumat, 22 Maret 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Dorong IKM Logam Perluas Kemitraan Dengan Perusahaan Otomotif

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menegah dan Aneka (IKMA) meenggelar acara Kick-Off IKM dalam Supply Chain Industri Otomotif Nasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:18 WIB

IKM Siap Berkontribusi dalam Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional

Industri Kecil Menengah (IKM) siap berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional yang diwujudkan melalui keberhasilan Koperasi Batur Jaya (KBJ) yang sejak awal Januari 2019 berhasil…