Kini BPOM Akan Awasi Label Halal Produk Impor

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 28 Desember 2016 - 16:17 WIB

Ilustrasi label halal di makanan impor. (AFP/Roslan Rahman)
Ilustrasi label halal di makanan impor. (AFP/Roslan Rahman)

INDUSTRY.co.id - Ditengah maraknya peredaran produk impor, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kini tak sekedar mengawasi peredaran produk illegal, melainkan akan mengawasi peredaran produk-produk yang non halal.

“Kita tegaskan kami tidak melihat logo halal. Tapi kami akan melihat dari bahannya kalau bahannya terkandung bahan yang tidak halal, kami akan panggil,” kata Kasubdit Inspeksi Produk Berlabel Halal BPOM, Meutia Rabu (28/12/2016).
Ia menjelaskan, pihaknya akan tetap memeriksa kehalalan produk-produk impor meski sudah berlogo halal dari negaranya masing-masing. Sebab acuan sertifikasi halal di Indonesia tetap berasal dari MUI.

Bila produk-produk impor yang mencurigakan akan diperiksa di laboratorium BPOM. Jika benar mengandung mengandung bahan yang tidak halal, maka perusahaan produsen maupun pengedar produk tersebut akan dipanggil.

“Kalau meragukan bahannya kami uji di laboratorium kami. Misalnya kalau ada bahan babi, monggo cantumkan logo babi besar berwarna merah, supaya bisa dilihat konsumen. Kalau tidak mau ya dilarang,” jelas Meutia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:00 WIB

Golkar Istighatsah dan Peringatan Hari Santri Nasional

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya, Kamis (18/10/2018) di Jakarta menggelar acara istighatsah dan peringatan Hari Santri Nasional sebagai rangkaian HUT ke-54 Golkar.

Ilustrasi Banjir (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:40 WIB

1.700 Paket Sumbangan Dari Presiden untuk Korban Banjir Mandailing

Presiden Joko Widodo memberikan bantuan kepada warga korban banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

Jemaah haji (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:20 WIB

BPKH: Dana Haji Rp37,9 Triliun Diinvestasikan di SBSN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meyakinkan, bahwa pengelolaan dana haji dilakukan secara optimal, profesional, syariah, transparan, efisien, dan nirlaba.

Ilustrasi Industri Baja

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pasar Domestik, Kemenperin Pacu Peningkatan Kapasitas Industri Baja

Kementerian Perindustrian terus memacu pertumbuhan dan peningkatan kapasitas industri baja di dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:00 WIB

Berada di Posisi Cincin Api, Masyarakat Harus Siap Hadapi Bencana

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk siaga dan waspada bencana karena posisi Indonesia yang berada di garis cincin api.