Pemerintah Setengah Hati Laksanakan Kebijakan Produk Halal

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 28 Desember 2016 - 15:05 WIB

Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Halal, Ikhsan Abdullah (print.kompas.com)
Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Halal, Ikhsan Abdullah (print.kompas.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Produk halal asal Indonesia kian diminati di mancanegara. Produk halal tidak lagi hanya untuk kalangan umat Islam. Kendati demikian implementasi dari Undang-Undang No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) masih minim di lapangan.

“Kita ini punya peraturan gubernur tentang halal tapi ditaruh di laci saja,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Halal, Ikhsan Abdullah dalam diskusi akhir tahun 'Peran Produk Halal dalam Memperkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia Produk Asing, Halalkah?' di Jakarta Rabu (28/12/2016).

Ikhsan menilai pemerintah masih setengah hati untuk mengimplementasikan UU tersebut. Padahal, negara lain di kawasan Asia Tenggara, Asia Pasifik, dan Eropa sudah mulai melirik bisnis halal di Indonesia sebagai pasar yang strategis.

"Bagaimana potensi bisnis halal itu? Salah satu pendekar (ahli dari Badan Pengawas Obat dan Makanan) halal kita sudah dikirim ke China, dan China pun sangat respek," ujarnya.

Menurutnya, produk halal tidak lagi hanya untuk kalangan umat Islam. Produk halal kini sudah menjadi sebuah tren, lifestyle, dan kebutuhan masyarakat dunia.

"Jangan sampai dibalikin produk halal hanya untuk umat Islam, tidak. Produk halal sudah menjadi kebutuhan umat lainnya, tren dan lifestyle," ujarnya.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KA Bandara Soekarno-Hatta (Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:15 WIB

Penyesuaian Tarif, Kini Kereta Api Bandara Batu Ceper-Soetta Hanya Rp35.000

PT Railink memutuskan menyesuaikan tarif antar-stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya penyesuaian tarif tersebut, kini masyarakat dari Kota Tangerang atau sekitar Stasiun Batuceper…

 Oesman Sapta Odang (OSO) Ketum Umum Hanura Oesman

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:07 WIB

Konflik Partai Hanura, OSO-Daryatmo Harus Temukan Kompromi Politik

Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyarankan para elit politik Hanura harus secepatnya bertemu untuk menemukan kompromi politik yang terbaik bagi partai…

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:57 WIB

Menhan Ungkap Empat Isu Krusial Ganggu Keamanan Kawasan

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, menyebutkan, saat ini dunia tengah menghadapi empat isu krusial yang dapat mengganggu keamanan kawasan regional dan wilayah.

Partai Solidaritas Indoensia (PSI) (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:52 WIB

PSI Galang Dana Publik untuk Perbaiki Iklim Politik Tanah Air

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pembiayaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:39 WIB

MPR: Indonesia Butuh Haluan Negara

Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kembali pola pembangunan sejenis garis besar haluan negara(GBHN), ditengah munculnya fenomena Demokrasi Pancasila menghasilkan…