Wisman Rusia Berperan Tingkatkan Sektor Pariwisata Bali

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 18 Oktober 2017 - 13:07 WIB

Kunjungan Wisman ke Bali (Foto ist)
Kunjungan Wisman ke Bali (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali optimistis pangsa pasar wisatawan dari Rusia dapat mendongkrak pariwisata di Pulau Dewata karena mereka termasuk turis yang berkualitas.

"Mereka memiliki kemampuan daya beli yang besar dan mereka termasuk kelas elit," kata Ketua Kadin Bali Anak Agung Alit Wiraputra di Denpasar, Selasa (17/10/2017)

Menurut dia, turis dari negeri dengan ikon beruang merah itu bisa membeli sesuatu yang mahal asalkan memiliki kualitas yang bagus.

Untuk itu pelayanan pariwisata harus lebih baik agar seluruh wisatawan merasa lebih nyaman selama mereka berlibur di Pulau Dewata.

Meski demikian, sejumlah pihak termasuk pelaku jasa penerbangan diharapkan menangkap peluang tingginya minat turis Rusia berkunjung ke Bali karena hingga saat ini belum ada akses penerbangan langsung.

Selama ini wisatawan dari Rusia harus rela terbang ke Bali melalui Timur Tengah sehingga jarak tempuh menjadi lebih panjang yakni sekitar 18 jam atau lebih lama tujuh jam dibandingkan penerbangan langsung yang memakan waktu 11 jam.

Selain menggunakan jalur konvensional, turis dari Rusia juga memanfaatkan pesawat carter apabila ingin ke Bali.

Data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali  seperti dilansir Antara menyebutkan selama periode Januari hingga Agustus 2017 dari total hampir empat juga wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata, 1,6 persen di antaranya merupakan turis Rusia.

Angka tersebut meningkat dari periode sama tahun lalu yang mencapai porsi 1,4 persen dari total kunjungan wisman saat itu yang mencapai 3,2 juta.

Meskipun porsi total wisatawan dari Rusia di Bali tidak terlalu besar, namun pengeluaran mereka selama di Bali tercatat menduduki peringkat keempat yakni sekitar Rp15,4 juta.

Wisatawan Rusia menginap selama 12,6 hari di Bali terlama kedua setelah wisatawan dari Jerman dengan rata-rata pengeluaran sekitar Rp1,2 juta per hari.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi meresmikan pasar rakyat Pasar Badung di Kota Denpasar, Jumat (22/3).

Sabtu, 23 Maret 2019 - 17:33 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Badung Jadi Ikon Smart Heritage Market

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar tradisional di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Bali, harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan moderen, pasar…

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:45 WIB

Kementan: Kedaulatan Pangan Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Petani

Indramayu - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Indramayu untuk bisa mencapai target produksi padi hingga lebih dari 1,8 juta ton gabah kering pungut di tahun 2019.…

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:36 WIB

BNI Syariah Siapkan Strategi Untuk Hadapi Era Disrupsi

Jakarta - BNI Syariah sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi era disrupsi. Era disrupsi ini terjadi ditunjukkan dengan perubahan yang cukup cepat dan mengganggu eksisting bisnis.

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.  

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:10 WIB

Kemenperin Siapkan Dua Model Program Pacu Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan beberapa program atau model untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan…