Industri Makanan Minuman Ditengarai Lebih Baik di 2017

Oleh : Herry Barus | Rabu, 28 Desember 2016 - 14:38 WIB

Adhi S Lukman-Ketua Asosiasi Gabungan Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia
Adhi S Lukman-Ketua Asosiasi Gabungan Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia

INDUSTRY.co.id - Pelaku industri makanan dan minuman (mamin) optimistis menghadapi Tahun 2017, karena dinilai memiliki harapan dan situasi cemerlang, demikian disampaikan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman.

"Industri mamin memang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan optimis tahun depan lebih bagus," kata Adhi Lukman melalui pesan elektronik diterima di Jakarta, Rabu (28/12)

Adhi memaparkan, terdapat beberapa faktor pendukung yang membuat industri mamin diprediksi tumbuh lebih baik tahun depan, di antaranya pengalaman pemerintah yang sudah baik dalam mengelola pengeluaran anggaran, sehingga mampu mendorong daya beli masyarakat.

"Terbukti Tahun 2015 saat pengeluaran pemerintah buruk di awal tahun, maka industri mamin buruk. Setelah Agustus 2015 pengeluaran pemerintah bagus, industri mamin bagus. Tahun 2016 Presiden Jokowi instruksikan pengeluaran mulai Januari, 2017 pasti akan terus diperbaiki," papar Adhi.

Selain itu, lanjutnya, beberapa perusahaan besar yang bergerak dibidang industri mamin mulai menggarap pasar ASEAN dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Mereka sudah mulai buka distribusi dan melakukan penetrasi pasar. ASEAN menjadi greater Indonesia," ungkapnya.

Kemudian, Adhi menilai realisasi investasi industri mamin Tahun 2016 jauh lebih tinggi dibandingkan 2015, sehingga 2017 ditengarai akan lebih baik.

"Harga komoditi stabil dan cenderung naik sehingga daerah penghasil komoditi ada perbaikan daya beli. Nilai tukar stabil dan pertumbuhan ekonomi diprediksi membaik," tambah Adhi.

Diketahui, sektor industri makanan dan minuman menjadi motor pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada 2017 yang ditargetkan tumbuh 5,3-5,6 persen, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1-5,4 persen.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah optimis kondisi perekonomian nasional akan lebih stabil dan membaik, sehingga menumbuhkan iklim investasi yang kondusif bagi sektor industri.

Airlangga menyampaikan, sektor makanan dan minuman diproyeksikan tumbuh 7,5-7,8 persen pada 2017, lebih rendah dibandingkan 2016 yang angkanya mencapai 8,2-8,5 persen dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian yang ada.(Hrb)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…