Investor India Terpikat Manisnya Gula di Kalteng

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 28 Desember 2016 - 13:55 WIB

Ilustrasi Gula (Antaranews.com)
Ilustrasi Gula (Antaranews.com)

INDUSTRY.co.id, Palangka Raya - Investor asing dari India melirik Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mendirikan 10 unit pabrik gula di lima kabupaten/kota khususnya yang berada di wilayah tengah. Yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas), Pulang Pisau (Pulpis) dan Kabupaten Kuala Kapuas.

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran juga sudah menerima kedatangan investor asing yang ingin menanamkan sahamnya di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini. Sugianto pun membuka “pintu lebar-lebar” untuk tawaran kerjasama dari investor tersebut.

Bahkan Sugianto juga menantang investor tersebut untuk memberikan lahan seluas-luasnya kepada investor tersebut demi meningkatkan perekonomian di beberapa kabupaten yang letaknya berada di tengah.

“Saya ingin meningkatkan perputaran ekonomi di kawasan Kalimantan Tengah ini, yang jelas dengan cara semacam ini. Hanya saja kita tetap minta komitmen investor asing yang bergerak di bidang gula ini, harus 80 persen memperkerjakan warga lokal alias Kalteng. Agar tidak ada lagi warga kita di Kalteng ini yang mengalami kesenjangan sosial,” kata Sugianto dikutip Prokal Selasa (27/12).

Dia juga mengatakan, pemerintah juga sudah menyediakan lahan sekitar 300 ribu hektare sesuai dengan kebutuhan para investor yang hendak mengembangkan usaha pabrik gulanya di wilayah Kalteng.

Tak tanggung-tanggung dari 300 ribu hektare lahan yang di sediakan itu, pihaknya bakal membuat 10 unit pabrik gula yang dalam satu unitnya memerlukan 30 ribu hektare.

“Untuk kabupaten yang berada di wilayah barat tentunya sudah bisa dilepas dengan memiliki potensi PAD yang sudah ada. Nah saya tinggal menghidupkan perekonomian kabupaten/kota yang berada di tengah, maka dari itu saat ini pihak asing melirik untuk berinvestasi di daerah kita,” ucapnya.

Dilain pihak, Lalit Kumar Ratail selaku CMD Of Authority Of Indonesia Grup menjelaskan, pihaknya memilih Kalteng sebagai wadah berinvestasi selain lahannya yang masih luas, pihaknya juga pernah beberapa kali menginjakkan kaki ke Kalteng beberapa tahun yang lalu.

Berbicara mengenai investasi yang mereka lakukan di Kalteng, pihaknya juga merespon dengan baik pernyataan Gubernur Kalteng. Kumar juga berkomitmen mengikuti aturan-aturan yang disuguhkan pemerintah setempat kepada mereka.

“Kita juga berkomitmen untuk tenaga kerja lokal kita berikan 80 persen, untuk 20 persennya itu pekerja dari luar yang nantinya memberikan pelajaran kepada tenaga lokal. Apabila perizinan yang diajukan kita cepat prosesnya, maka pembangunan pabrik gula untuk 6.000 ton kita akan bangun,” katanya.

Untuk bahan baku, lanjut Kumar, selain menanam sendiri, mereka juga melibatkan tanaman para petani lokal. Baik yang menggunakan plasma serta lain sebagainya, hal ini guna menunjang kebutuhan bahan baku untuk perusahaan yang mereka bangun.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Girls Group 'TWICE' (Foto: soompi/stardailynews)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 17:00 WIB

Pelaku Ancaman Pembunuhan Girlband TWICE Ditangkap Polisi

Seorang pengguna forum Ilbe membuat sebuah postingan yang berisi ancaman pembunugan terhadap personel TWICE Mina pada Juni 2017 lalu. Ia bahkan mengunggahnya dengan foto sebuah pisau.

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Ilustrasi Exit Tol

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:26 WIB

Perbankan Danai Rp3,3 Triliun Tol Kunciran-Serpong

Pihak perbankan yang terdiri atas sindikasi empat bank memberikan dana pinjaman Rp3,3 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN), yang merupakan…

Terminal LCC di Bandara Soetta (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:22 WIB

Terminal 4 Soetta Bukan untuk LCC

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak didesain untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC).

Dian Sastro dan Mikha Tambayong dalam jumpa pers Torch Relay Asian Games 2018. (Foto: Detik.com)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 15:30 WIB

Ini Deretan Seleb yang Jadi Pembawa Obor Torch Relay Asian Games 2018

Pagelaran Asian Games 2018 tinggal menghitung hari. Pesta olahraga se-Asia ini diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Ini menjadi momentum berharga…