Masalah Lahan, Semen Indonesia Hentikan Pembangunan Pabrik di Aceh

Oleh : Ridwan | Senin, 16 Oktober 2017 - 07:00 WIB

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)

INDUSTRY.co.id - Banda Aceh- PT Semen Indonesia Aceh menghentikan proyek pembangunan pabrik di Laweung, Kabupaten Pidie, sampai masalah lahan selesai.

"Masalah lahan telah kami serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie untuk menyelesaikannya. Bila masalah sudah selesai maka pembangunan akan kita lanjutkan," kata Direktur Utama Bahar Syamsu kepada wartawan di Banda Aceh, (15/10/2017)

Ia menyatakan terkait penghentian tersebut maka seluruh kegiatan sosial perusahaan (CSR) yang selama ini sudah berjalan dan yang telah direncanakan juga mengalami penundaan terhitung 10 Oktober 2017.

Hingga saat ini, PT Semen Indonesia Aceh telah menghabiskan dana Rp300 miliar.

Ia menyatakan, dalam proyek pabrik semen di Laweung, PT Semen Indonesia Aceh bekerja sama dengan PT Samana Citra Agung sebagai pemegang saham sebesar 12 persen selaku pihak yang memiliki lahan.

Dikatakan, secara hukum lahan seluas 1.550 hektare yang dikuasai PT Samana sudah sah yang ditandai dengan adanya sertifikat tanah.

Namun di lapangan masih banyak permasalahan di lapangan, karena masyarakat masih mengakui itu lahan mereka dan belum ada ganti rugi, sehingga perusahaan tidak bisa melaksanakan kegiatan proyek, katanya.

Jadi, kata dia, karena masalah lahan milik PT Samana Citra Agung, maka perusahaan menyerahkan masalah ini ke perusahan lokal tersebut untuk diselesaikan bersama-sama dengan masyarakat dan Pemkab Pidie.

Namun, Bahar Syamsu yakin proyek senilai Rp5,8 triliun itu bisa berjalan karena secara umum masyarakat Aceh sangat menginginkan pabrik PT Semen Indonesia Aceh tetap terwujud.

"Masyarakat sekarang menyerahkan masalah lahan ke bupati, jadi sekarang tugas bupati bersama PT Samana Citra Agung menyelesaikan masalah ini. Saya yakin masalah lahan ini segera selesai, apabila semua pihak saling komunikasi," ungkapnya.

Dikatakan, keberadaan pabrik di Laweung akan bermanfaat bagi perekonomian di Aceh khususnya masyarakat dan Pemkab Kabupaten Pidie dalam hal pendapatan asli daerah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Catur non master

Minggu, 18 November 2018 - 23:06 WIB

Lima Ratus Peserta Ramaikan Piala Catur Hatta Taliwang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Turnamen Catur non master dan master wanita di bawah umur 15 tahun, memperebutkan piala M Hatta Taliwang dalam rangka memperingati hari Pahlawan.…

Pedet

Minggu, 18 November 2018 - 19:52 WIB

Peningkatan Kelahiran Pedet Bukti Keberhasilan UPSUS SIWAB

INDUSTRY.co.id -

Luwuk Banggai,- Beberapa daerah di Indonesia sudah melakukan panen pedet (anak sapi) yang hasilnya terbukti luar biasa. Ini menjadi salah satu bukti…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Minggu, 18 November 2018 - 19:42 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja dan PDB Sektor Pertanian Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta- Berdasarkan data BPS, pada periode 2015-2017, produktivitas tenaga kerja pada sektor pertanian dan PDB sektor pertanian mengalami peningkatan…

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…