Produk Wisata Danau Toba Harus Mulai Mulai Dibenahi

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 15 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Presiden Jokowi kunjungi Danau Toba bersama Menteri PUPS Basuki, Menhub Budi, Seskab Pramono Anung
Presiden Jokowi kunjungi Danau Toba bersama Menteri PUPS Basuki, Menhub Budi, Seskab Pramono Anung

INDUSTRY.co.id - Hutaginjang- Presiden Joko Widodo mendorong pembenahan produk-produk pariwisata di kawasan Danau Toba, Sumut.

"Fasilitas infrastruktur penting dalam rangka pengembangan pariwisata di Danau Toba tetapi yang juga tak kalah pentingnya adalah produk-produk wisata yang ada di sini harus mulai dibenahi," kata Presiden Joko Widodo di kawasan wisata Hutaginjang, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (14/10/2017)

Presiden meninjau persiapan Bandara Silangit, Siborong-borong untuk menjadi bandara internasional pada 28 Oktober 2017, selain itu Presiden juga melihat pemandangan Danau Toba dari Desa Hutaginjang.

"(Pertunjukkan) seni budaya juga harus mulai ditampilkan, bersamaan dengan fasilitas-fasilitas yang berkaitan dengan hotel, resort, 'convention hall' itu juga harus dibangun kalau tidak infrastruktur ini menjadi tidak berguna nantinya," tambah Presiden.

Infrakstruktur yang dimaksud termasuk dua jalan tol yang baru diresmikan Presiden pada Jumat (13/10) yaitu tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi untuk ruas Kualanamu-Sei Rampah sepanjang sekitar 42 kilometer dan tol Medan-Binjai untuk ruas Helvatia-Semayang-Binjai sepanjang 10,46 kilometer.

"(Jalan tol) dari Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dirampungkan dulu, kemudian akan diteruskan lagi, Insya Allah sudah dimulai pembebasan, kurang lebih 90-100 kilometer lah seingat saya, karena (pembangunan) itu juga dalam rangkaian pengembangan kawasan ekonomi khusus yang ada di Danau Toba ini. Ada Bandara Silangit, diperbaiki dan diperluas dan ada jalan tol menuju ke sini," tambah Presiden.

Untuk bandara Silangit sendiri, penerbangan internasional akan dimulai dengan penerbangan Silangit-Singapura pada 28 Oktober 2017 "Meskipun masih (menggunakan) pesawat bombardier. Kita coba, kita paksa jalan. Penuh tidak? Kalau ramai nah mungkin nanti yang terlambat pembangunan 'resort', hotel, 'convention hall', feeling saya," ungkap Presiden.

Kawasan Pariwisata Danau Toba sendiri sebagai kawasan strategis pariwisata nasional berada di bawah Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwistasa Danau Toba yang diketuai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman yang saat ini dijabat Luhut Binsar Panjaitan.

Badan itu didukung oleh 7 kabupaten di sekitar Danau Toba yaitu kabupaten Dairi, Simalungun, Samosir, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Karo dan Tapanuli Utara.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 10:06 WIB

Kementan Stabilisasi Harga Bawang dan Cabai

Harga komoditas bawang merah dan cabai menurun beberapa minggu terakhir. Salah satunya terjadi di Bima, harga bawang merah jatuh sehingga mengakibatkan masyarakat menghamburkan bawang merah…

BNI Syariah Raih Penghargaan di Alpha Southeast Asia Award 2018

Rabu, 19 September 2018 - 10:00 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan di Alpha Southeast Asia Award 2018

BNI Syariah meraih penghargaan sebagai The Best Islamic Finance Commercial Bank in Indonesia tahun 2018 di wilayah Asia Tenggara dalam acara 12th Annual Best Financial Institution Awards & 8th…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 19 September 2018 - 09:42 WIB

PANI-DIGI Resmi Diperdagangkan di BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan yakni PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Direktur Penilaian Perusahaan…

Salyadi Saputra, Direktur Utama Pefindo (Kompas.com)

Rabu, 19 September 2018 - 09:39 WIB

Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp140 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi pada 2018 mencapai Rp140 triliun atau turun 13,04 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp161,36 triliun.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 09:10 WIB

Banggar DPR Setujui Asumsi Kurs Rp14.500

Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR RI menyetujui asumsi nilai tukar dalam RAPBN 2019 sebesar Rp14.500 per dolar AS, atau lebih tinggi dari asumsi awal yang disepakati dalam Komisi XI sebesar…