Manulife Aset Optimis Kinerja IHSG Terus Positif

Oleh : Herry Barus | Jumat, 13 Oktober 2017 - 21:17 WIB

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Foto Ist)
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Manulife Aset Manajemen Indonesia optimistis kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) akan terus mencatatkan kinerja positif meski dibayangi tren aksi jual saham oleh investor asing.

"Kami masih tetap optimis akan daya tarik pasar finansial dan iklim investasi di Indonesia. Kinerja pasar saham Indonesia akan didukung oleh gabungan dari perbaikan ekonomi global dan domestik," kata Portfolio Manager, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Andrian Tanuwijaya dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (13/10/2017)

Dari sisi global, Andrian Tanuwijaya mengemukakan bahwa pihaknya melihat perbaikan ekonomi secara merata di negara berkembang maupun negara maju. Kondisi itu sangat menguntungkan bagi negara Asia sebagai "pabrik dunia" yang dominan memproduksi barang dan jasa kebutuhan bagi berbagai belahan dunia, dan dampak lanjutannya adalah meningkatnya aktivitas industri dan ekspor Asia.

Faktor global lainnya, lanjut dia, saat ini kebijakan bank sentral dunia juga masih tetap akomodatif didukung oleh inflasi yang rendah, sehingga mengurangi tekanan bagi bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

Dari sisi domestik, Andrian Tanuwijaya mengatakan data makroekonomi yang menunjukkan stabilisasi dengan inflasi terkendali, cadangan devisa mencapai rekor tertinggi, defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) terjaga, serta nilai tukar rupiah yang berada dalam kisaran target pemerintah dan Bank Indonesia.

"Memang pemulihan ekonomi tidak berjalan secepat yang diekspektasi sebagai akibat kebijakan pengurangan subsidi di semester pertama, tetapi di semester kedua ini Bank Indonesia melakukan pelonggaran moneter, dengan memangkas suku bunga untuk mendorong kembali laju pertumbuhan ekonomi. Pada akhirnya, hal ini dapat berdampak positif pada kinerja emiten," paparnya.

Investor asing Terkait aksi jual saham oleh investor asing, Andrian Tanuwijaya mengemukakan bahwa terdapat beberapa faktor domestik yang menjadi perhatian asing, yakni dugaan pelemahan daya beli masyarakat, dan kekhawatiran mengenai peningkatan ketegangan politik menjelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

"Faktor itu akan terus dicermati, namun untuk saat ini kami menilai sentimen aksi jual oleh asing masih bersifat temporer," ujarnya.

Meski investor asing saat ini cenderung melakukan aksi jual, Andrian Tanuwijaya mengatakan IHSG justru cenderung mengalami penguatan bahkan sempat menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah.

"Itu telah menunjukkan semakin besarnya peran investor domestik di pasar saham Indonesia. Ke depannya, keyakinan investor domestik seharusnya dapat meminimalkan risiko goncangan pasar dari faktor eksternal," katanya.

Saat ini, lanjut dia, juga masih banyak perdebatan mengenai pelemahan daya beli masyarakat. Apakah memang terjadi secara luas, atau terjadi pada kelompok-kelompok atau sektor tertentu, atau ada perubahan dari perilaku konsumen saat ini.

"Namun yang harus diapresiasi adalah sigapnya pemerintah mencermati kondisi dan mengubah kebijakan untuk menopang daya beli," katanya.

Ia menyampaikan, pemerintah menetapkan untuk tidak mengubah harga barang-barang subsidi seperti BBM, elpiji, dan tarif listrik, yang penting sekali bagi masyarakat terutama kalangan menengah bawah. Selain itu secara historis belanja pemerintah memiliki korelasi dengan daya beli masyarakat, sehingga usaha pemerintah untuk mempercepat belanja pemerintah di semester dua 2017 diharapkan juga dapat membantu daya beli masyarakat.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT PP

Jumat, 20 Juli 2018 - 21:04 WIB

Dewan Komisaris PTPP Kunjungi Proyek Runway 3 Bandara dan Urbantown

Jakarta PT PP Tbk tengah mengerjakan proyek pembangunan Runway 3 Section 2 Bandara Soekarno Hatta. Melihat kebutuhan Runway Eksisting yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas, maka diperlukan…

China dan Amerika

Jumat, 20 Juli 2018 - 20:04 WIB

Perang Dagang, RI berpotensi jadi Repacking produk China

Dirjen Perundingan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo mengungkapkan beberapa hal yang harus diwaspadai dari perang dagang AS-China. Salah satunya adalah…

Pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 19:52 WIB

BI Terapkan Tiga Hal Ini Pasarkan UMKM Go Internasional

Bank Indonesia (BI) menyatakan, pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia tidak saja untuk mengangkat karya kreatif dan UMKM binaan BI kepada masyarakat luas,…

Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:50 WIB

Pemerintah Harus Dorong Intensifikasi Jagung Nasional

Pemerintah harus dapat mendorong beragam upaya intensifikasi dalam rangka meningkatkan produktivitas komoditas jagung nasional sehingga ke depannya Indonesia juga bisa benar-benar berswasembada…

Telur ayam (Foto Dok Industry.c.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:45 WIB

Pemerintah Perlu Dalami Permasalahan Pasokan Telur Ayam

Pemerintah perlu benar-benar mendalami berbagai hal yang terkait dengan permasalahan berkurangnya pasokan telur ayam ke berbagai daerah yang juga mengakibatkan melonjaknya harga komoditas tersebut.