GAPKI Himbau Pemerintah Perkuat Diplomasi di Tingkat Global

Oleh : Ridwan | Kamis, 12 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Joko Supriyono menilai Indonesia harus terus memperkuat diplomasi dan komunikasi sektor kelapa sawit di tingkat global.

"Hingga saat ini kampanye negatif terhadap kelapa sawit Indonesia masih berlangsung dan semakin masif. Kondisi ini tentu saja menghambat perkembangan komoditas strategis Indonesia ini," ujar Joko di Jakarta (12/10/2017).

Joko memaparkan, salah satu kampanye negatif adalah terkait isu kehutanan seperti deforestasi, keanekaragaman hayati, maupun tudingan industri sawit yang merambah lahan gambut hingga menyebabkan kebakaran hutan.

Menurut Joko, tudingan bahwa industri sawit penyebab kebakaran hutan itu, tidak benar sama sekali. "Kebakaran-kebakaran di Amerika dan Eropa itu, menurutnya, menggambarkan bahwa negara selama ini yang sering mengatasnamakan kepentingan dunia tentang pentingnya menjaga lingkungan, ternyata mengalami kebakaran hutan juga," tegasnya.

Joko memastikan bahwa sektor kelapa sawit Indonesia telah memenuhi prinsip-prinsip keberlanjutan. Bahkan, sejak tahun 2014 pemerintah mewajibkan seluruh perkebunan kelapa sawit di Indonesia bersertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Dan pemerintah saat ini sedang memperkuat ISPO agar semakin diterima di dunia internasional." Kata Joko.

Seperti diketahui, ekspor minyak sawit naik 24 persen dari 2,4 juta ton pada Juli 2017 menjadi 2,98 juta ton pada Agustus 2017. Sementara itu, sepanjang Agustus 2017 harga rata-rata minyak sawit global tercatat naik 2 persen atau dari US$ 662,50 per metrik ton terkerek menjadi US$ 676 per metrik ton, yang bergerak di kisaran US$ 652,50 – US$ 695 per metrik ton.

Sementara itu, produksi minyak sawit Indonesia sepanjang Agustus 2017 hanya mencapai 3,95 juta ton atau naik 5 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3,75 juta ton.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MUI Kiai Ma'ruf Amin bersama Ulama menggelar konfrensi Pers aksi bela palestina 1712 (foto hidayatulah)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:58 WIB

Ma'ruf Amin Pastikan Aksi Bela Palestina Tidak Ada Unsur Politis

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menegaskan tidak ada unsur politik praktis dalam aksi bela Palestina yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (17/12).…

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Sabtu (16/12). (Foto: BPMI)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:37 WIB

Enam Usulan Indonesia Terkait Penyelesaian Masalah Palestina

Presiden juga sudah menyampaikan enam usulan Indonesia dalam KTT luar biasa OKI.

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Sabtu (16/12). (Foto: BPMI)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:30 WIB

Presiden Jokowi Yakin Aksi Bela Palestina Berlangsung Tertib

Presiden Joko Widodo meyakini Aksi Bela Palestina yang akan berlangsung pada 17 Desember 2017 atau disebut aksi 1712 berlangsung dengan tertib.

Menteri Pemuda dan Olah raga Imam Nahrawi (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:15 WIB

Menpora Harapkan Pemuda Harus Siap Tanggulangi Bencana

Menteri Pemuda dan Olah raga Imam Nahrawi meminta pemuda Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dan Barisan Serbaguna NU (Banser) siap dalam penanggulangan bencana alam.

Presiden Jokowi menghadiri Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Sabtu, (16/12). (Foto: BPMI)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:10 WIB

Presiden Jokowi Tetap Monitor Penanganan Gempa Sejumlah Daerah

Presiden Joko Widodo terus memantau penanganan gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta pada Jumat (15/12/2017)…