Holding Perkebunan Nusantara Raih Laba Bersih Rp478 Miliar

Oleh : Hariyanto | Kamis, 12 Oktober 2017 - 12:59 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Medan- Holding perkebunan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) per Agustus 2017 meraih laba bersih sebesar Rp478 miliar.

"Laba bersih itu naik tajam 130 persen dibandingkan periode sama pada 2016 yang masih mengalami kerugian senilai Rp1,57 triliun," ujar Direktur Utama Perkebunan Holding Nusantara Dasuki Amsir dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (12/10/2017) .

Menurut dia, keuntungan bersumber dari peningkatan penjualan, kenaikan produktivitas komoditas tanaman serta keberhasilan program efisiensi di segala lini usaha.

Dasuki Amsir menjelaskan, penjualan Holding Perkebunan Nusantara selama Januari-Agustus 2017 meningkat sebesar 9 persen menjadi Rp21,16 triliun dibanding periode yang sama tahun 2016 yang masih Rp19,5 triliun.

Adapun produktivitas komoditas kelapa sawit mengalami peningkatan sebesar 18 persen dibandingkan periode sama 2016.

"Sepanjang 2016, program transformasi yang dieksekusi Holding Perkebunan Nusantara sudah berjalan sesuai jalur. Manajemen yakin peningkatan kinerja akan berlanjut hingga akhir 2017," katanya.

Keyakinan semakin kuat karena tren perbaikan laba dari awal tahun terus berlanjut.

Dasuki menambahkan, peningkatan kinerja di anak usaha Holding Perkebunan Nusantara juga mengalami perbaikan dari bulan ke bulan dan itu membuktikan program transformasi membawa pengaruh positif dan sudah berjalan merata di seluruh PTPN.

Dengan meilihat pencapaian kinerja yang positif selama periode Januari-Agustus 2017, Dasuki optimistis manajemen Holding Perkebunan Nusantara mampu memenuhi target yang telah dituangkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2017.

"Dengan tetap menerapkan strategi 'coorporate turnaround' dan menjaga kinerja di sisa tahun 2017, maka target RKAP 2017 optimistis dapat direalisasikan," katanya.

Dia mengakui, manajemen masih terus fokus pada peningkatan produktivitas dan melakukan efisiensi di semua lini agar tercapai harga produksi yang efisien dan konsisten.

Dengan langkah itu, maka apabila terjadi penurunan harga komoditas, kondisi itu tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Dasuki mengatakan, Holding Perkebunan menerapkan efisiensi di berbagai lini dengan memperhatikan struktur biaya perusahaan.

Salah satu bentuk efisiensi antara lain adalah pengadaan pupuk oleh Holding yang diyakini bisa menekan harga menjadi lebih murah dan mencegah pemborosan.
Sementara untuk meningkatkan produktivitas dalam menjalankan operasional, manajemen memastikan pengelolaan dan prosesnya berjalan baik sesuai SOP mulai dari teknis penanaman, perawatan, pemupukan, panen, hingga pengangkutan ke pabrik pengolahan.

"Diakui untuk mencapai target tersebut diperlukan dukungan pengembangan TI dalam menyediakan data yang lebih akurat guna mengontrol produktivitas, efisiensi, serta membuat keputusan yang lebih baik," ujar Dasuki.

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

B. Braun Berikan Penyuluhan Kesehatan di Desa Kalihurip (Foto Ridwan)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:33 WIB

B. Braun Berikan Penyuluhan Kesehatan di Karawang

B. Braun terus lanjutkan komitmennya untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dunia.

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:18 WIB

Pemerintahan Presiden Jokowi-JK Berhasil Bangun Industri Pariwisata

Selama tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah berhasil membangun industri pariwisata.

Ilustrasi Kedelai (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:57 WIB

Bea Masuk Impor Kedelai Sebaiknya Dihapuskan

Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan kebijakan bea masuk impor kedelai sebaiknya tetap dibebaskan karena memudahkan konsumen dan kalangan industri kecil di Tanah Air.…

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:48 WIB

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu pembangunan sejumlah rumah ibadah, pengadaan sumber air bersih berupa pompa…

Dewi Hendrati selaku GM Marketing Communication Medina (Foto Nina)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Medina Meluncurkan Houseware Halal Pertama di Indonesia

lndonesia International Halal Expo (INHALEC) 2017 merupakan event internasional yang mengekspos dan membahas 10 sektor industri halal diselenggarakan oleh Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC)…