Harga CPO Malaysia Diprediksi Tertekan Outlook Kenaikan Produksi

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 12 Oktober 2017 - 11:54 WIB

kelapa sawit
kelapa sawit

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia dibuka pada posisi 2.711 ringgit per ton pada Kamis (12/10/2017) dibandingkan pembukaan kemarin di posisi 2.692. Itu karena outlook kenaikan ekspor.

Kendati demikian, harga CPO tersebut berpeluang kembali melemah pada perdagangan hari ini karena para investor mencemaskan potensi kenaikan volume produksi pada Oktober 2017 ini.

“Dengan posisi harga saat ini di 2.711 ringgit per ton, maka harga minyak nabati Malaysia itu sebenarnya berpotensi menembus level harga 2.740 per ton,” ujar Faisyal, analis PT Monex Investindo Future, di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Akan tetapi, demikian Faisyal, adanya potensi harga yang kembali melemah, maka harga CPO Malaysia tersebut berpotensi turun ke posisi 2.670 ringgit per ton, bahkan mungkin dapat mencapai 2.650 ringgit per ton.

Faisyal menuturkan, kecemasan para investor tersebut cukup beralasan. Pasalnya, kenaikan produksi dapat mengakibatkan kenaikan stok CPO. Menurut data Malaysian Palm Oil Board (MPOB), stok CPO Malaysia hingga akhir September 2017 telah mencapai 2 juta ton.

“Kenaikan stok CPO biasanya bakal menekan harga jualnya, akan tetapi jika dibarengi dengan peningkatan ekspor, maka hal tersebut dapat mendorong kembali kenaikan harga CPO kedepan,” tukas Faisyal.

Memang, ekspor CPO Malaysia ke India untuk jangka pendek masih terlihat kuat karena India akan terus-menerus meningkatkan pembelian untnuk menutupi kekurangan stock CPO mereka. Pasalnya, stok CPO mereka saat ini sudah banyak berkurang. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.