WIKA-KAI Sinergi Bangun Rusun di Stasiun Senen Jakarta

Oleh : Herry Barus | Rabu, 11 Oktober 2017 - 08:45 WIB

Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Menhub Budi Karya Sumadi, Diut PTPP Tumiyana , Komisaris PTPP Sumardi, Dirut PT KAI Edi Sukmoro di Sts Junada (Foto Rizki Meirino)
Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Menhub Budi Karya Sumadi, Diut PTPP Tumiyana , Komisaris PTPP Sumardi, Dirut PT KAI Edi Sukmoro di Sts Junada (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Wijaya Karya Persero Tbk (Wika) bersama PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) meresmikan pembangunan rumah susun (rusun) dengan konsep "transit oriented development (TOD)" atau hunian terintegrasi dengan sarana transportasi massal di kawasan Stasiun Pasar Senen Jakarta.

Sinergi kedua BUMN tersebut ditandai dengan pemasangan tiang pancang (groundbreaking) TOD Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Selasa, yang dihadiri Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuijono, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dan Direktur Utama Wika Bintang Perbowo.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan sinergi Wika dan KAI merupakan dukungan Kementerian BUMN terhadap program Presiden RI dan Kementerian PUPR untuk menyediakan satu juta rumah bagi masyarakat.

"TOD ini akan dibangun tiga tower dengan total sebanyak 1.362 unit. Satu tower di antaranya dialokasikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sedangkan dua tower berikutnya untuk apartemen rusunami," katanya.

Rini juga menekankan bahwa TOD Stasiun Pasar Senen sebanyak 35 persen harus dialokasikan bagi MBR.

"Kami memperhatikan masyarakat berpenghasilan rendah untuk dapat menikmati fasilitas rumah subsidi. Kategori masyarakat berpenghasilan rendah ditetapkan bagi mereka memiliki pendapatan Rp4 juta-Rp7 juta per bulan," ujar Rini.

TOD Stasiun Pasar Senen dibangun di atas lahan seluas 8.560 meter, sebanyak 480 unit rusun untuk MBR, sebanyak 882 unit apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah dan kawasan komersial.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan sinergi itu akan menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat lini bisnis kedua BUMN.

"WIKA sebagai salah satu perusahaan infrastruktur terkemuka di Indonesia telah kami percaya untuk mengembangkan kawasan hunian yang terintegrasi dengan infrastruktur transportasi kereta api milik KAI", ujar Edi.

Pengembangan kawasan TOD Pasar Senen mendukung perbaikan tata kota khususnya di wilayah padat penduduk seperti Pasar Senen. "Mobilisasi masyarakat juga akan terbantu karena kawasan ini iangsung terintegrasi dengan stasiun kereta api Pasar Senen," jelas Edi.

Direktur Utama Wika Bintang Perbowo menjelaskan bahwa pengembangan kawasan dengan niiai investasi sekitar Rp500 miliar tersebut akan berlangsung selama empat tahun dengan jangka waktu kerja sama usaha selama lima puluh tahun.

Bintang menambahkan pembangunan kawasan berkonsep TOD di Pasar Senen merupakan upaya mendukung program pemerintah untuk membangun sejuta rumah.

Menurut catatan, tipe rusun peruntukan MBR ditawarkan seluas 32 meter dan 36 meter persegi dengan harga Rp7 juta per meter atau dijual seharga mulai dari Rp224 juta per unit.

Sedangkan untuk menengah ke bawah dan komersial tipe meter dan 36 meter dengan harga Rp8 juta-Rp11 juta per meter.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:11 WIB

BI Rilis Utang Luar Negeri Indonesia Per Mei Sebesar Rp 5.155,6 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir Mei 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:04 WIB

Industri Manufaktur Dongkrak Ekspor RI ke Australia

Industri manufaktur berperan besar dalam mendongkrak peningkatan nilai ekspor Indonesia, salah satunya ke negara tujuan seperti Australia.

WK Migas

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:58 WIB

Kementerian ESDM Tandatangani 3 Kontrak Gross Split Hasil Penawaran Wilayah Kerja Migas 2018

Kementerian Energi dan Sumber dan Sumber Daya Mineral kembali melakukan penandatanganan kontrak bagi hasil Gross Split hasil penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas tahun 2018 yang dilaksanakan di…

Memasuki era revolusi industry 4.0 hampir segala sektor terdigitalisasi. Hal itu pula yang melatarbelakangi platform GazEgaz.com

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:20 WIB

GazEgaz Hadir Sebagai Platform Industri Energi dan Pertambangan

Memasuki era revolusi industry 4.0 hampir segala sektor terdigitalisasi. Hal itu pula yang melatarbelakangi platform GazEgaz.com

BNI Syariah. (Foto: IST)

Selasa, 17 Juli 2018 - 14:44 WIB

Milad 8 BNI Syariah Luncurkan Hasanah Digiverse

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sebagai wujud syukur atas usia kedelapan yang jatuh pada tanggal 19 Juni, BNI Syariah merayakan puncak milad dengan tema The Future Transformation yang dihadiri Kepala…