Kawasan Industri JIIPE Tawarkan Klaster Clean Block

Oleh : Hariyanto | Rabu, 11 Oktober 2017 - 07:33 WIB

Kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) (Foto Ist)
Kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kawasan industri terintegrasi Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) menawarkan klaster "clean block" yang diperuntukkan bagi industri makanan, minuman, farmasi, dan kosmetik seluas 50 hektare kepada calon investor yang berminat.

CEO PT AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo dalam acara "Investment Outlook" terkait perkembangan kawasan industri terintegasi di Jakarta, Selasa, mengatakan saat ini baru satu perusahaan makanan yang sudah membangun pabrik di blok tersebut.

"Sekarang sudah ada Nippon Indosari Corpindo atau Sari Roti yang sudah masuk," ujarnya.

Kendati demikian, Haryanto menambahkan ada beberapa industri dalam negeri yang sudah menyampaikan minat untuk masuk ke kawasan tersebut.

Klaster "clean block" adalah area industri yang dikhususkan untuk industri yang bersih dan biasanya digunakan oleh industri makanan minuman, farmasi, kosmetik dan produk konsumsi.

Haryanto menilai dibuatnya klaster itu akan membuat sinergi dan efisiensi bagi para investor. Pasalnya, JIIPE mengusung kawasan industri terintegrasi pelabuhan yang diklaim memudahkan sistem logistik dan dapat menekan biaya produksi.

"Saya rasa kami yang pertama kali membuat 'clean block' seperti ini. Kami belum lihat kawasan lain yang mengkhususkan untuk industri bersih," katanya.

Haryanto menilai dibangunnya area khusus "clean block" berdasarkan pengamatan bahwa industri makanan dan minuman serta farmasi memiliki potensi untuk bisa berkembang pesat.

"Ke depan, dengan BPJS Kesehatan yang target pesertanya bisa mencapai 250 juta pada 2019, permintaan pengobatan akan lebih besar lagi sehingga Indonesia perlu lebih banyak bangun pabrik farmasi," katanya.

Total area industri JIIPE yang dibangun di Gresik, Jawa Timur, mencapai hampir 300 hektare dari 1.800 hektare rencana utama. Ada lima klaster industri yang dibangun yakni smelter, "clean block" (area bersih), "liquid block" (area cair), "multipurpose" (area serbaguna) dan area logistik (warehousing).

Beroperasi sejak dua tahun lalu, JIIPE mempunyai dua "tenant" yang telah beroperasi, dua "tenant" (penyewa/investor) yang masih dalam proses konstruksi dan tiga "tenant" yang akan segera membangun. Ada pun jenis industrinya antara lain industri garam, pupuk, beton precast, kemasan air mineral, minyak kastrol dan roti.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana menghibur para pengungsi Erupsi Gunung Agung di Lapangan Desa Ulakan, Kabupaten Karangasem, Selasa (26/9) sore. (Foto: Humas/Jay

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Gunung Agung Bali Gempa Vulkanik 25.000 Kali

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat total gempa vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, sejak level waspada hingga level IV Awas saat ini sudah mencapai…

B. Braun Berikan Penyuluhan Kesehatan di Desa Kalihurip (Foto Ridwan)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:33 WIB

B. Braun Berikan Penyuluhan Kesehatan di Karawang

B. Braun terus lanjutkan komitmennya untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dunia.

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:18 WIB

Pemerintahan Presiden Jokowi-JK Berhasil Bangun Industri Pariwisata

Selama tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah berhasil membangun industri pariwisata.

Ilustrasi Kedelai (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:57 WIB

Bea Masuk Impor Kedelai Sebaiknya Dihapuskan

Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan kebijakan bea masuk impor kedelai sebaiknya tetap dibebaskan karena memudahkan konsumen dan kalangan industri kecil di Tanah Air.…

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:48 WIB

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu pembangunan sejumlah rumah ibadah, pengadaan sumber air bersih berupa pompa…