Jumat Besok, Buruh Awak Mobil Tangki Pertamina Lakukan Long March

Oleh : Hariyanto | Selasa, 10 Oktober 2017 - 13:04 WIB

Pertamina (berdikari)
Pertamina (berdikari)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sebanyak 50 buruh Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina akan melakukan long march pada Jumat  (13/10/2017) besok, di  Jakarta. Mereka berasal dari 1.095 buruh dari 9 depot di berbagai provinsi yang berada dalam sengketa PHK melawan Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin.

“Kita memprotes sistem yang menindas melalui mogok kerja pada lebaran lalu,” kata Ketua  AMT, Nuranmo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Dalam keterangan tersebut disebutkan, bagi buruh AMT, persoalan penindasan di Pertamina juga terjadi di berbagai BUMN, seperti PLN.

Para buruh yang sebagian berasal dari Bandung Jawa Barat ini, akan menyampaikan tema kampanye dan protes dengan tuntutan, “Gugat Negara, Selamatkan BUMN.” Gugatan tersebut mendesak untuk dilakukan pembenahan sistem pengelolaan BUMN.

Buruh yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), kata Nuranmo, menganggap telah terjadi salah urus BUMN, tidak hanya Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, yang merugikan keuangan negara, konsumen, dan memiskinkan para buruhnya melalui sistem outsourcing.

“Para buruh akan bergaya seperti zombi untuk memberikan pesan bahwa buruh BUMN berada dalam kondisi ½ mati untuk sekedar bertahan hidup,” tegasnya.

Aksi yang akan menuntut pembenahan BUMN ini juga mendapat dukungan dari sejumlah gerakan buruh dan gerakan masyarakat sipil lainnya, seperti KSPI, KASBI, GSBI, SP Bank Permata, LBH Jakarta, Konsorsium Pembaharuan Agraria, Federasi Mahasiswa Kerakyatan, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi dan Serikat Mahasiswa Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:18 WIB

Pemerintahan Presiden Jokowi-JK Berhasil Bangun Industri Pariwisata

Selama tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah berhasil membangun industri pariwisata.

Ilustrasi Kedelai (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:57 WIB

Bea Masuk Impor Kedelai Sebaiknya Dihapuskan

Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan kebijakan bea masuk impor kedelai sebaiknya tetap dibebaskan karena memudahkan konsumen dan kalangan industri kecil di Tanah Air.…

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS (Foto Ist)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:48 WIB

PT. PHE-WMO Salurkan Dana SHOUM Rp 157.400.000 Via BAZNAS

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu pembangunan sejumlah rumah ibadah, pengadaan sumber air bersih berupa pompa…

Dewi Hendrati selaku GM Marketing Communication Medina (Foto Nina)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Medina Meluncurkan Houseware Halal Pertama di Indonesia

lndonesia International Halal Expo (INHALEC) 2017 merupakan event internasional yang mengekspos dan membahas 10 sektor industri halal diselenggarakan oleh Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC)…

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta NTB (20/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:29 WIB

KEK Mandalika Hingga Tahun 2019 akan Ada 2000 Kamar Hotel

KEK Mandalika NTB diproyeksikan akan memiliki 10 ribu kamar hotel dengan target 2000 kamar hotel pada 2019