Menteri Jonan Perpanjang Izin PT Freeport untuk Tuntaskan Negosiasi

Oleh : Hariyanto | Selasa, 10 Oktober 2017 - 10:24 WIB

Menkeu Sri Mulyani- CEO Freeport-McMoran Richard Adkerson- Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto Ist)
Menkeu Sri Mulyani- CEO Freeport-McMoran Richard Adkerson- Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memperpanjang status Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia dalam jangka tiga bulan ke depan hingga Januari 2018 untuk menuntaskan negosiasi.

IUPK PT Freeport Indonesia sendiri akan habis besok Selasa (10/10/2017), sehubungan dengan hal tersebut maka otomatis izin ekspor juga akan diperpanjang hingga Januari 2018.

"IUPK-nya betul tanggal 10 selesai, kami akan kasih tiga bulan saja," kata Jonan ketika rapat bersama dengan Komisi VII DPR di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2017) 

Terkait dengan hal teknis yang menyangkut divestasi saham 51 persen serta formulasi pajak yang ditawarkan kepada PT Freeport Indonesia, Jonan tidak membicarakan lebih rinci dan akan dibahas lebih lanjut secara tertutup.

Jadi dalam waktu perpanjangan tiga bulan tersebut Jonan ingin menuntaskan persoalan dengan PT Freeport Indonesai, termasuk menyangkut hal teknis yang selalu manjadi tarik ulur selama ini.

Mantan Menteri Perhubungan tersebut, juga tidak mau berandai-andai jika persoalan tidak selesai dari waktu yang sudah diberikan.

Ia juga sempat memperkirakan disvestasi sebanyak 51 persen dari PT Freeport Indonesia adalah senilai 4 miliar dolar AS.

Jonan mengatakan terkiat valuasi jika diproyeksikan bahwa Freeport McMoran (FCX) di bursa saham New York memiliki nilai pasar 20,74 miliar dolar AS, maka kontribusi Freeport Indonesia kira-kira 40 persen dari nilai tersebut.

Lebih lanjut Jonan menjelaskan 40 persen dari 20,74 miliar dolar AS kira-kira sebesar 8 miliar dolar AS.

Maka jika divestasi mayoritas akan dimabil oleh Indonesia setidaknya kurang lebih harus dipersiapkan sekitar 4 miliar dolar AS. Karena mengacu divestasi 51 persen dari 8 miliar dolar AS.

"Kalau itu direferensi, rata-rata dalam 5-10 tahun kontribusi profitnya dari operasi Grasberg atau PTFI itu sekitar 40 persen, ya nilainya 8 'billion'. Kalau 51 persen itu ya 4 'billion'. Gampang ini. Tinggal minta premiumnya berapa, karena ini kontrol 51 persen," kata Jonan dihadapan Komisi VII DPR. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 26 September 2018 - 09:20 WIB

IHSG Dalam Zona Negatif

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Diperkirakan IHSG masih akan bergerak pada zona negatif meskipun terbatas dengan rentan pergerakan 5781-5903. Saham-saham yang masih dapat…

Gondola Climbing

Rabu, 26 September 2018 - 08:50 WIB

Jebsen &Jessen; dan Solusinya Industri Indonesia untuk Tingkatkan National Competitiveness

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Chairman Jebsen & Jessen (SEA), Heinrich Jessen mengemukakan bahwa group perusahaan memberikan dukungan terhadap agenda pertumbuhan ekonomi…

Samsung Salurkan Donasi Senilai Rp 1,5 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Rabu, 26 September 2018 - 08:20 WIB

Gandeng PMI, Samsung Salurkan Donasi Senilai Rp 1,5 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Samsung Peduli Lombok Bersama PMI Bangun 500 Hunian Sementara, Pengadaan 200.000 liter Air Bersih, dan Layanan Kesehatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Rabu, 26 September 2018 - 08:02 WIB

Menteri PUPR Dukung BUMN Karya Kembangkan Sayap Go International

Kemampuan memenuhi standar mutu internasional diperlukan untuk meningkatkan ekspor jasa konstruksi nasional. Salah satu negara yang telah menjadi tujuan ekspor jasa konstruksi Indonesia adalah…

TP-Link Hadirkan Rangkaian Produk Inovatif

Rabu, 26 September 2018 - 07:54 WIB

Maksimalkan Internet of Things, TP-Link Hadirkan Rangkaian Produk Inovatif

Kehadiran IoT yang Didukung Perangkat Internet Canggih Membuat Aktivitas Manusia Menjadi Semakin Mudah