Asphurindo Berangkatkan Pelancong Muslim Rusia

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 10 Oktober 2017 - 06:57 WIB

Sebanyak 26 orang wisatawan asal Indonesia berangkat ke Rusia dalam program Tur Muslim Rusia atau Familiarization Trip Discover Russia yang digagas oleh Asphurindo , Senin (9/10/2017) di Bandara Internasional Soetta
Sebanyak 26 orang wisatawan asal Indonesia berangkat ke Rusia dalam program Tur Muslim Rusia atau Familiarization Trip Discover Russia yang digagas oleh Asphurindo , Senin (9/10/2017) di Bandara Internasional Soetta

INDUSTRY.co.id, Tangerang - Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inboun Indonesia (Asphurindo) melepaskan keberangkatan rombongan wisatawan muslim dalam program Tur Muslim Rusia atau Familiarization Trip Discover Russia. Sebanyak 26 orang wisatawan asal Indonesia berangkat, Senin (9/10/2017) malam dari Bandara Internasional Soekarno- Hatta.

Ketua Umum Asphurindo, Syam Resfiadi menjelaskan program Familiarization Trip (Fam Trip) ini merupakan paket wisata umrah lanjutan tujuan Rusia, dan berbagai kota tujuan seperti St Petersburg, Kazan dan Moscow.

“Kami ingin coba mengembangkan program umroh lanjutan, jadi tidak hanya sekedar umrah kami ingin menawarkan paket perjalanan sejarah islami, seperti Rusia, Uzbekistan, Aljerbaizan dan lainnya,”kata Syam di temui di Tangerang Banten.

Berangkat dengan maskapai Turkish Airline, rombongan wisatawan muslim ini akan berlangsung selama 10 hari. Selama di Rusia rombongan muslim traveler itu akan mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Rusia dan beberapa kota di dalamnya seperti Masjid Biru (Blue Mosque) di St. Petersburg yaitu sebuah masjid yang sebelumnya dijadikan gudang yang kemudian diaktifkan kembali menjadi masjid pertama kali saat kunjungan kenegaraan presiden pertama RI, Soekarno ke Uni Soviet pada tahun 1956. 

Fam Trip ini ujar dia diagendakan rutin dalam setahun dua kali penyelenggarannya baik tujuan domestik maupun internasional. 

Adi Sofyan selaku Ketua Bidang Usaha dan Koperasi Asphurindo mengatakan dipilihnya Rusia dikarenakan hampir 15persen masyarakat disana muslim, terlebih di negara Kazan bagian dari Rusia yang mayoritas memeluk agama muslim.

“Untuk saat ini program tur muslim tujuan Rusia kami menawarkan harga US$ 2500 selama sepuluh hari. Kedepannya kami akan membuka paket umrah plus Rusia,”pungkasnya

Pihaknya juga berharap dengan dibukanya paket umrah plus Rusia akan adanya kunjungan balasan. “Dalam setiap kunjungan kita keluar selalu jajaki kerja sama dengan pusat pariwisata luar sehingga terciptanya kunjungan balasan. Sama halnya yang pernah dilakukan Fam Trip ke Uzbekitan, pemerintah Uzbekistan akan mengirimkan travel-travel mereka ke Indonesia akhir bulan ini,” paparnya.

Sebagai informasi, Rusia berhasil menduduki peringkat ke-44 daftar destinasi wisata terpopuler untuk muslim menurut Indeks Wisata Muslim Global 2017 (GMTI) yang merupakan hasil penelitian gabungan perusahaan finansial multinasional MasterCard dan biro wisata halal ternama CrescentRating.

Tim redaksi INDUSTRY.co.id coba menghimpun destinasi-destinasi wisata ramah muslim Rusia diantaranya,

1. Masjid St. Petersburg, St. Petersburg

Masjid ini berada di lokasi yang sangat strategis, dekat dengan Benteng St. Petersburg. Di dekat masjid ini juga bisa ditemukan warung atau penjaja makanan halal seperti kebab. Kubahnya mengingatkan pada arsitektur masjid yang ada di Turki dengan ciri khas warna biru langit.

2. Masjid Kul Sharif, Kazan

Tak berbeda dengan Masjid St. Petersburg, masjid yang dinamakan Kul Sharif ini memiliki arsitektur bangunan bergaya Romawi Kuno seperti sebuah gereja. Terdapat empat menara di setiap sudut masjid yang menjulang tinggi. Warna biru mendominasi bangunan suci di Kazan ini. Wisatawan perempuan yang hendak berkunjung ke sini diwajibkan menggunakan penutup kepala atau kerudung demi menjaga kesucian masjid.

3. Grand Maket Rusia, Museum Miniatur, St. Petersburg

Museum ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi. Selain menarik, museum ini juga merupakan miniatur Rusia dari masa ke masa. Semua maket di sini dikerjakan dengan sangat detail dan teliti mulai dari arsitektur bangunan hingga orang-orang yang melengkapi semua aktivitas yang ada di maket tersebut sehingga menjadi seolah-olah hidup.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MUI Kiai Ma'ruf Amin bersama Ulama menggelar konfrensi Pers aksi bela palestina 1712 (foto hidayatulah)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:58 WIB

Ma'ruf Amin Pastikan Aksi Bela Palestina Tidak Ada Unsur Politis

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menegaskan tidak ada unsur politik praktis dalam aksi bela Palestina yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (17/12).…

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Sabtu (16/12). (Foto: BPMI)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:37 WIB

Enam Usulan Indonesia Terkait Penyelesaian Masalah Palestina

Presiden juga sudah menyampaikan enam usulan Indonesia dalam KTT luar biasa OKI.

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Sabtu (16/12). (Foto: BPMI)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:30 WIB

Presiden Jokowi Yakin Aksi Bela Palestina Berlangsung Tertib

Presiden Joko Widodo meyakini Aksi Bela Palestina yang akan berlangsung pada 17 Desember 2017 atau disebut aksi 1712 berlangsung dengan tertib.

Menteri Pemuda dan Olah raga Imam Nahrawi (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:15 WIB

Menpora Harapkan Pemuda Harus Siap Tanggulangi Bencana

Menteri Pemuda dan Olah raga Imam Nahrawi meminta pemuda Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dan Barisan Serbaguna NU (Banser) siap dalam penanggulangan bencana alam.

Presiden Jokowi menghadiri Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Sabtu, (16/12). (Foto: BPMI)

Minggu, 17 Desember 2017 - 04:10 WIB

Presiden Jokowi Tetap Monitor Penanganan Gempa Sejumlah Daerah

Presiden Joko Widodo terus memantau penanganan gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta pada Jumat (15/12/2017)…