Semester I 2017, Penjualan Bersih Nipress Naik Tipis Sebesar 4,6 Persen

Oleh : Hariyanto | Senin, 09 Oktober 2017 - 17:59 WIB

Nipress (Ist)
Nipress (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Nipress Tbk (NIPS) membukukan kenaikan tipis pada penjualan bersih di semester I tahun 2017, sebesar 4,6% dar semester I tahun 2016 lalu.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2017, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp533,74 miliar. Posisi ini naik tipis jika dibandingkan dengan posisi tahun lalu di Rp510,95 miliar.

Sementara itu, laba periode berjalan dari perusahaan yang memperoduksi aki ini naik cukup besar senilai 35,67% menjadi Rp38,208 miliar. Naik dari perolehan perseroan dari angka Rp28,161 miliar pada periode enam bulan tahun lalu.

Sementara itu, jumlah pinjaman bank perseroan mengalami penurunan menjadi Rp143,008 miliar pada akhir Juni lalu jika dibandingkan dengan jumlah utang bank pada akhir Juni tahun lalu yang masih sebesar Rp168,609 miliar.

Meski begitu, NIPS mengalami kenaikan jumlah liabilitasnya di periode enam bulan pertama tahun ini. Dari sebesar Rp935,37 miliar di akhir tahun lalu, naik tipis menjadi Rp947,13 miliar.

Adapun jumlah ekuitas perseroan hingga semester I-2017 lalu sebesar Rp880,53 miliar yang juga mengalami penurunan secara year to date dari angka Rp842,58 miliar. Sehingga jika dihitung maka jumlah liabilitas dan ekuitas perseroan hingga setengah tahun ini adalah sebesar Rp1,82 triliun.

Jumlah aset perseroan juga turut mengalami kenaikan tipis dari sebesar Rp1,77 triliun di akhir tahun 2016 menjadi Rp1,82 triliun selama enam bulan ke depannya. Jumlah ini terdiri dari aset lancar senilai Rp890,83 miliar dan aset tidak lancar senilai Rp936,83 miliar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.