Pesawat Terbang Buatan Industri Nasional Diekspor ke Senegal

Oleh : Ridwan | Selasa, 27 Desember 2016 - 18:35 WIB

PT Dirgantara Indonesia (Persero) Mengekspor Pesawat Terbang CN235-220M Multi Purpose Aircraft (MPA) ke Senegal.
PT Dirgantara Indonesia (Persero) Mengekspor Pesawat Terbang CN235-220M Multi Purpose Aircraft (MPA) ke Senegal.

INDUSTRY.co.id - Industri kedirgantaraan nasional kembali menunjukkan kualitas produksinya yang diminati oleh negara lain. Ini dibuktikan oleh keberhasilan PT. Dirgantara Indonesia (Persero) yang mampu mengekspor pesawat terbang CN235-220M Multi Purpose Aircraft (MPA) ke Senegal.  

"Momen ini adalah bukti pengakuan dunia terhadap kualitas produk pesawat terbang buatan industri dalam negeri sekaligus menjadi kebangkitan industri kedirgantaraan Indonesia" tegas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara penyerahan kontrak pembelian pesawat terbang CN235-220M MPA oleh Angkatan Udara Republik Senegal dan ferry flight pesawat CN235-220 M MPA dari Bandung ke Senegal di PT. Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/12).  

Saat ini, Senegal telah mengoperasikan satu unit CN235-220 untuk digunakan di beragam misi, mulai dari angkutan VVIP hingga misi evakuasi medis. Sebelumnya, di akhir November lalu, PT. DI juga berhasil menyelesaikan pesawat CN235 pesanan Royal Thai Police. Bahkan, Presiden Republik Guinea, Alpha Conde menyampaikan minatnya terhadap pesawat buatan anak bangsa Indonesia tersebut.  

Beberapa keunggulan pesawat berkapasitas 49 penumpang tersebut antara lain mampu lepas landas dengan jarak yang pendek dan kondisi landasan belum beraspal. Pesawat CN 235-220M juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti pesawat angkut penerjun, evakuasi medis, pesawat sipil maupun pesawat VIP dan VVIP.  

Selanjutnya, memiliki ramp door yang mampu membawa kargo atau kendaraan di dalamnya, dilengkapi dengan sistem avionik terbaru modern dan Full Glass Cockpit, terdapat multihop Capability Fuel Tank, teknologi yang memungkinkan pesawat tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya, serta harganya yang kompetitif dengan biaya perawatan yang murah.  

Menurut Airlangga, industri pesawat terbang dalam negeri, termasuk PT. DI, harus mampu menjadi lead integrator bagi tumbuh kembangnya ekosistem industri kedirgantaraan nasional, salah satunya adalah industri komponen pesawat terbang.  

"Upaya tersebut diharapkan akan memberikan multiplier effect dalam penciptaan lapangan kerja yang bernilai tambah tinggi, membangun supply-chain industri angkutan udara nasional, peningkatan penerimaan pajak, serta mempercepat pembangunan infrastruktur kedirgantaraan Indonesia yang bersinergi dengan visi pemerintah membangun tol laut" papar Airlangga.

Airlangga mengatakan, Indonesia bangga memiliki PT. DI yang merupakan satu-satunya industri pesawat terbang di Asia Tenggara. "Sejak tahun 1976 hingga saat ini, lebih dari 180 pesawat terbang yang telah dibuat dan diserahkan kepada pengguna. Pesawat-pesawat tersebut terdiri dari Pesawat CN 235, CN 295 dan NC 212"tambahnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:33 WIB

DPR: Kelompok Cyber Narcoterrorism Gunakan Sosmed Pasarkan Narkoba

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan waswas terhadap kemunculan kelompok "cyber narcoterrorism" yang memanfaatkan dunia maya sebagai media untuk memasarkan narkoba.

Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas (Foto Abe)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:28 WIB

Kebijakan Trump Bisa Untungkan Obligasi Dalam Negeri

Kembalinya sentimen negatif dapat memberikan imbas negatif juga pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri dimana pelaku pasar diperkirakan akan kembali melakukan aksi jualnya.

Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:25 WIB

Rupiah Berpeluang Melemah Meski Suku Bunga BI Bertahap

Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.475-14.462. Adanya rilis Bank Indonesia yang mempertahankan level suku bunganya meski positif untuk kondisi makroekonomi.

IFRA 2018 Resmi Dibuka yang berlangsung 20 hingga 22 Juli 2018 di JCC Senayan

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:21 WIB

Pameran Waralaba 2018 Ditargetkan Raih Transaksi Rp 200 Miliar

Ajang pameran waralaba atau Interntational Franchise, License &Business; Concept Expo & Conference 2018 resmi dibuka hari ini Jumat (20/7).

Purwa Caraka Music Studio Childrens Choirs yang Akan Tampil di GKJ, 21 juli 2018

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:15 WIB

Purwa Caraka Music Studio Choir Konser SING di GKJ

Menyambut ulang tahun Purwa Caraka Music Studio yang ke-30 tahun, Purwa Caraka Music Studio Choir (PCMSC) menggelar sebuah konser yang bertajuk Sing! Konser ini diadakan di Gedung Kesenian Jakarta…